10 Negara dengan Megabiodiversitas Terbesar di Dunia

Negara megabiodiversitas merupakan istilah yang menggambarkan kekayaan hayati suatu negara dalam jumlah melimpah dengan minimal 5.000 spesies tumbuhan endemis.

10 Negara dengan Megabiodiversitas Terbesar di Dunia Ilustrasi keanekaragaman hayati di laut | silvae/Shutterstock

Negara megabiodiversitas menjadi sebuah istilah yang menggambarkan kekayaan hayati suatu negara dalam jumlah melimpah. Megabiodiversitas sendiri merupakan gabungan dari kata mega yang berarti besar, bio yang berarti organisme atau biota, dan diversitas yang berarti aneka atau ragam.

Berdasarkan data dari Mongabay.com, Brasil menjadi negara dengan megabiodiversitas terbesar di dunia. Adapun skor indeks yang diraih oleh Brasil sebesar 0,772.

Sementara itu, Indonesia berhasil menempati posisi ke-2 negara dengan megabiodiversitas terbesar di dunia. Skor indeks megabiodiversitas yang diraih oleh Indonesia mencapai 0,614.

Kolombia menyusul di posisi ke-3 dengan total skor sebesar 0,567 dan China bersaing tipis di posisi ke-4 dengan skor sebesar 0,543. Beralih kembali ke Benua Amerika, Peru berhasil meraih posisi ke-5 dengan skor sebesar 0,509.

Secara berurutan di posisi ke-6 hingga ke-10 terdiri dari Meksiko (0,508), Ausralia (0,468), Ekuador (0,444), India (0,442), dan Amerika Serikat (0,406).

Jika ditotal, terdapat 17 negara di dunia yang dikategorikan sebagai negara megabiodiversitas dan Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk dalam 10 besar negara dengan megabiodiversitas terbesar di dunia.

Wulansih Dwi Astuti selaku Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan bahwa Indonesia disebut negara megabiodiversitas oleh karena tingginya tingkat keanekaragaman hayati yang dimiliki.

Hal ini disebabkan karena Indonesia terletak di daerah tropis dengan posisi geografis tepat di garis khatulistiwa dan posisi geologisnya yang merupakan pertemuan lempeng tektonik sehingga menghasilkan banyak mineral.

Oleh karena kondisi tersebut, Indonesia dapat menghasilkan variasi genetik yang sangat melimpah. Baik dari tumbuhan, hewan, serta mikroorganisme.

Lebih lanjut, Wulansih berujar bahwa suatu negara dikatakan sebagai megabiodiversitas apabila memenuhi kriteria memiliki minimal 5.000 spesies tumbuhan endemis dan memiliki marine ecosystems pada wilayahnya.

Megabiodiversitas yang dimiliki Indonesia menjadi aset jangka panjang yang perlu terus dipelajari, dikaji, serta diteliti lebih lanjut oleh berbagai pihak baik pemerintah, instusi atau lembaga, hingga masyarakat guna menyejahterakan bangsa di masa yang akan datang.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya Negara Paling Banyak Membuang Makanan, Indonesia Masuk Daftar?
Artikel Selanjutnya Melihat Kemegahan 10 Patung Tertinggi di Dunia, Salah Satunya GWK
Konten Terkait