Minyak pelumas atau oli berfungsi mengurangi gesekan pada mesin agar komponen tidak cepat aus. Oli juga membantu mendinginkan dan membersihkan komponen, sekaligus melindunginya dari karat dan korosi. Karena itu, motor membutuhkan oli untuk menjaga performa dan melindungi bagian dalam mesin.
Idealnya, oli motor diganti setiap 2.000–3.000 kilometer atau dua bulan sekali, tergantung mana yang tercapai lebih dulu. Namun, interval penggantian dapat berbeda sesuai jenis motor dan penggunaannya. Pada motor baru, penggantian oli pertama umumnya dilakukan saat mencapai 1.000 kilometer atau setelah satu bulan. Sementara itu, motor yang digunakan untuk aktivitas berat dianjurkan mengganti oli setiap 1.500–2.000 kilometer.
Baca Juga: Top 7 Brand Laptop/Notebook Paling Populer di Kalangan Remaja Indonesia 2026
Berdasarkan informasi dari situ Top Brand Award, terdapat 10 brand minyak pelumas motor dengan Top Brand Index (TBI) tertinggi.
Castrol tampil sebagai merek oli motor terpopuler di Indonesia dengan indeks mencapai 26,4%. Produk oli motor Castrol yang paling populer seperti seri Power1 dan Activ. Selain memiliki oli motor, merek global asal Britania Raya ini juga memproduksi produk oli mesin mobil, cairan rem, dan pelumas industri.
Di peringkat kedua terdapat merek pelumas motor dengan slogal "Spesialis Dingin" yakni Federal Oil. Produk dari PT Federal Karyatama ini mendapatkan penilaian sebesar 13,2%. Sejak 2018, perusahaan tersebut resmi diakuisisi dan menjadi bagian dari ExxonMobil yang berasal dari Amerika Serikat.
Shell Advance menempati urutan ketiga dengan indeks 9,3%. Oli dari merek ini diklaim juga mampu menghemat penggunaan bahan bakar. Tepat di bawahnya, terdapat merek asli buatan Indonesia yakni Evalube yang memperoleh nilai 8,4%. Menariknya, merek ini diproduksi oleh perusahaan produsen pelumas swasta pertama di negeri ini.
Selanjutnya, terdapat merek oli yang berasal dari Amerika Serikat dan Jepang yakni TOP 1 dan Yamalube. Masing-masing indeksnya sebesar 6,6% dan 6,3%.
Daftar 10 merek oli terpopuler di Indonesia juga dilengkapi oleh Enduro (6,2%), Repsol (3%), BM1 (2,4%), dan Motul (1,7%).
Mayoritas produk oli motor di atas berasal dari luar negeri. Salah satu faktor pendorongnya adalah merek global sering kali menjadi sponsor tim balap dalam ajang bergengsi, seperti MotoGP. Ketahanan produk di arena menjadi bukti suatu produk memiliki kualitas tinggi. Dalam memilih oli untuk kendaraan, perlu diperhatikan beberapa aspek seperti tingkat kekentalan, standar kualitas, dan rekomendasi pabrikan pada buku manual kendaraan.
Metodologi Survei
Top Brand Award melakukan survei tiga kali dalam setahun yang melibatkan 15 kota besar Indonesia. Minyak pelumas motor termasuk dalam kategori Top Brand Award Fase 1 yang melibatkan 8.500 responden yang terdiri dari 6.000 sampel random, 1.700 sampel booster, dan 800 sampel booster B2B. Target surveinya adalah pria dan wanita usia 16–65 tahun dengan Socioeconomic Status (SES) D hingga SES A.
Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan kuesioner yang terstruktur agar dapat mengukur tiga parameter yakni Top of Mind, Last Usage, dan Future Intentions. Sebuah merek akan mendapatkan Top Brand Award saat memiliki kriteria Top Brand Index minimal 10% dan menempati posisi tiga teratas dalam kategori produk berdasarkan hasil survei.
Baca Juga: 5 Kafe Paling Populer di Indonesia 2026, Ada Langgananmu?
Sumber:
https://topbrand-award.com/top-brand-index