Bukan Bosan, Ini Alasan Utama Gen Z Pindah Kerja
Lembaga Internasional • 16 Agustus 2025Pasar kerja dan work-life balance jadi alasan utama Gen Z pindah kerja.
Pasar kerja dan work-life balance jadi alasan utama Gen Z pindah kerja.
Menurut survei GoodStats, sebanyak 67,6% publik mengaku mengalami atau menyaksikan PHK di dekatnya dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
Dalam 5 tahun terakhir, KEK mampu menyerap 153.957 tenaga kerja
Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja untuk kelompok lulusan pascasarjana turun di bawah 100 pada Juni 2025, menunjukkan kondisi pesimis.
Jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan terus menurun, terbaru pada Mei 2025, jumlahnya turun menjadi 39,05 juta. Apa benar imbas PHK?
Sebanyak 82% responden tercatat berminat kerja ke Singapura, jadi yang tertinggi di ASEAN
Buruh dan pekerja kasar masih mendominasi pekerjaan masyarakat Indonesia per Februari 2025.
Pada Februari 2025, pekerja tidak penuh menyentuh angka 49,29 juta jiwa
IKLK kembali turun pada Juni 2025, masih di bawah 100, menunjukkan rasa pesimis masyarakat akan kondisi ketersediaan lapangan kerja.
Meski menguat, IKK hanya naik tipis, sebesar 0,3 poin pada Juni 2025, setelah pada bulan-bulan sebelumnya terus menurun.
Untuk 3 tahun berturut-turut, Selandia Baru jadi negara dengan work-life balance terbaik di dunia, skornya mencapai 86,87 pada 2025.
Papua Pegunungan jadi provinsi dengan rasio penduduk bekerja tertinggi, mencapai 86,79% pada awal 2025.
CFA Institute menyebutkan bahwa tak hanya gaji yang menjadi pertimbangan fresh graduate dalam mencari pekerjaan, tetapi juga jenjang karier dan tunjangan
Angka pengangguran sarjana 2025 mencapai 1.010.652 orang, menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir
Sekitar 53% karyawan Indonesia terima gaji di bawah UMP. Selain itu, rerata gaji bersih di Indonesia sebesar Rp3,09 juta, masih di bawah rerata UMP nasional.
Provinsi di Jawa dominasi daerah dengan jumlah tenaga kerja tersertifikasi terbanyak pada Kuartal I 2025.
Kerja di luar negeri masih jadi pilihan warga RI, dengan jumlah lowongan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Nusa Tenggara Timur tercatat memiliki persentase pekerja anak tertinggi, mencapai 7,2% pada 2024, bahkan melebihi rerata nasional.
Persentase pekerja anak Indonesia kembali naik setelah turun 3 tahun berturut-turut, mencapai 2,85% pada 2024.
Rerata gaji pekerja Indonesia sebesar Rp2,84 juta per bulan, masih jauh lebih rendah dibanding rata-rata upah minimum nasional sebesar Rp3,31 juta.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook