Lintas selatan jadi opsi paling menonjol karena bukan hanya paling singkat dengan 180 menit, tetapi juga dinilai paling efisien secara teknis dan biaya dibanding jalur tengah maupun utara.
Di luar soal kecepatan, proyek ini juga menarik karena proyeksinya bisa melayani sekitar 63.000 penumpang per hari dan dibangun bertahap hingga 2033, sehingga dampaknya berpotensi terasa jauh melampaui konektivitas semata.