Pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,26 triliun untuk Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Anggaran ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, seperti pada 2025 yang mencapai Rp13 triliun, dan pada 2024 yang mencapai puncaknya di Rp39,8 triliun.
Fokus anggaran 2026 lebih ditekankan pada pengembangan kawasan strategis dan dukungan manajemen, yang mencerminkan pergeseran prioritas dari pembangunan infrastruktur besar-besaran ke penguatan kelembagaan dan tata kelola OIKN.