Proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) senilai US$250 juta akan menjadi tulang punggung konektivitas Gerbangkertosusila, sekaligus mendorong pergeseran pola mobilitas dari kendaraan pribadi ke transportasi rel listrik yang lebih efisien energi.
Dengan 5,2 juta kendaraan dan tingkat kemacetan 43,7%, integrasi SRRL dan SURP berpotensi memangkas waktu tempuh lintas Surabaya–Sidoarjo secara signifikan sekaligus meningkatkan produktivitas kawasan industri dan komuter harian.