Sherly Tjoanda muncul sebagai nama paling menonjol dalam penilaian anak muda terhadap kinerja gubernur Q1 2026, sekaligus memberi trivia menarik bahwa figur dari Indonesia Timur bisa menembus dominasi kepala daerah dari wilayah berpenduduk besar seperti Jawa dan Sumatera.
Survei Muda Bicara ID ini menggunakan metode Computer-Assisted Self Interviewing (CASI) dan Stratified Random Sampling terhadap 800 responden usia 17–40 tahun, sehingga hasilnya menangkap persepsi anak muda dari berbagai strata usia, gender, dan wilayah.
Selisih antara tiga besar relatif tipis—Sherly Tjoanda 18,5%, Pramono Anung 17,3%, dan Dedi Mulyadi 17,1%—yang menunjukkan bahwa visibilitas, komunikasi publik, dan kedekatan isu daerah menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi kinerja kepala daerah.