Jawa Barat menyerap Rp296,8 triliun atau ±15% dari total investasi nasional Rp1.931 triliun, didorong relokasi industri dari Jakarta ke kawasan penyangga.
Di luar Jawa, Sulawesi Tengah (Rp127,2 T) dan Maluku Utara (Rp90,7 T) menonjol karena proyek hilirisasi bernilai besar meski jumlah proyek terbatas.
Komposisi 10 besar ini menegaskan pergeseran investasi dari pusat kota ke kawasan industri dan wilayah berbasis sumber daya alam.