Tembus 930 Kasus pada 14 Juni, Kasus Covid di Indonesia Terus Meningkat dalam Dua Pekan Terakhir

Selain meningkat sebanyak 339 kasus dari hari sebelumnya (13/6), angka ini juga menjadi jumlah kasus harian tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Tembus 930 Kasus pada 14 Juni, Kasus Covid di Indonesia Terus Meningkat dalam Dua Pekan Terakhir Potret pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Salatiga, Indonesia | Galih Yoga Wicaksono/Shutterstock

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengumumkan kasus Covid-19 harian di Indonesia tembus 930 kasus baru pada 14 Juni. Selain meningkat sebanyak 339 kasus dari hari sebelumnya (13/6), angka ini juga menjadi jumlah kasus harian tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta menyumbang kasus harian terbanyak, yakni 571 kasus. Angka ini juga menjadi kasus tertinggi DKI Jakarta dalam dua bulan terakhir. Jawa Barat menyusul DKI Jakarta dengan 162 kasus, lalu Banten dengan 109 kasus.

Jawa Timur menjadi provinsi yang menambah kasus harian keempat terbanyak di Indonesia dengan 57 kasus, diikuti Bali dengan 26 kasus. Posisi enam hingga sepuluh diisi Kalimantan Timur (8 kasus), Jawa Tengah (7 kasus), Sulawesi Selatan (7 kasus), Papua Barat (7 kasus), dan Sumatra Selatan (6 kasus).

Hingga 14/6, jumlah kasus Covid di Indonesia mencapai 6.062.009 kasus dengan total kasus aktif saat ini mencapai 5.298 kasus. Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal saat ini mencapai 156.662 kasus, sementara yang sembuh mencapai 5.900.049 pasien.

Pemerintah RI melalui Presiden Joko Widodo mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada pada pandemi Covid-19 meski jumlah kasus positif masih bisa terkendali. Terlebih pascamunculnya subvarian Omicron baru, yakni BA.4 dan BA.5 di Indonesia.

"Bapak presiden memberikan arahan ke kami bahwa lebih baik kita waspada, lebih baik kita hati-hati karena kewaspadaan kita, konservatifnya kita, kehati-hatian kita sudah memberikan hasil bahwa kondisi penanganan pandemi di Indonesia termasuk yang relatif baik dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia," kata Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin setelah melakukan Rapat Terbatas mengenai evaluasi PPKM di Sekretariat Presiden (13/6).

Caption

Sejak munculnya kasus subvarian Omicron baru, jumlah kasus covid-19 di Indonesia memang terlihat meningkat, khususnya dalam dua pekan terakhir. Pada awal Juni lalu, jumlah kasus harian covid-19 di Indonesia tercatat sebanyak 368 kasus (1/6), lalu meningkat ke angka 518 kasus (7/6), dan pada 10/6 mencatat 627 kasus.

Meski sempat turun ke 551 kasus pada 12/6, kasus covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir, yakni sebanyak 591 kasus pada 13/6 dan yang tertinggi mencapai 930 kasus pada 14/6.

Meskipun begitu, Menkes menyebut bahwa kenaikan kasus di berbagai negara karena subvarian baru ini masih memiliki tingkat kenaikan kasus, hospitalisasi, dan angka kematian yang jauh lebih rendah dari varian Omicron awal.

“Kasus hospitalisasinya juga 1/3 dari kasus hospitalisasi Delta dan Omicron, sedangkan kasus kematiannya 1/10 dari kasus kematian di Delta dan Omicron,” ungkap Menkes.

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Puncak Omicron Diprediksi Terjadi Bulan Juli, Kenali Gejala Omicron BA.4 dan BA.5!
Artikel Selanjutnya Terpukul Akibat Pandemi, Bagaimana Perkembangan Sektor Pariwisata Indonesia?
Konten Terkait