Sedang Mencari Kerja? Inilah Kemampuan yang Paling Dibutuhkan di Masa Depan

Berdasarkan survei LinkedIn, kemampuan komunikasi menjadi soft skill yang paling dibutuhkan dalam lima tahun kedepan

Sedang Mencari Kerja? Inilah Kemampuan yang Paling Dibutuhkan di Masa Depan Ilustrasi membangun relasi | Fauxels/Pexels.com

Untuk mendapatkan pekerjaan atau bekerja di perusahaan impian, setiap orang harus mengasah hardskill dan softskill sebagai bekal untuk memulai karir. Hardskill penting untuk menjalankan teknis suatu perusahaan sesuai bidang yang dikuasai. Namun, softskill tidak kalah penting sebagai penunjang hubungan antara rekan kerja, atasan, serta klien.

Ada beberapa jenis softskill yang penting untuk dikuasai, terutama bagi pekerja yang sering bertemu dengan orang lain. Skill tersebut adalah komunikasi, membangun relasi, beradaptasi, pemecahan masalah, serta kecerdasan berbisnis. Lalu, manakah softskill yang paling diperlukan di masa depan?

Berdasarkan survei dari LinkedIn, 78% perekrut menganggap bahwa kemampuan komunikasi adalah jenis soft skill yang paling dibutuhkan dalam lima tahun kedepan. 

Dengan kemampuan komunikasi yang baik, koordinasi antar tim lebih lancar sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih efisien.

Selanjutnya, sebanyak 73% perekrut juga menganggap bahwa kemampuan membangun relasi sangat diperlukan dalam lima tahun kedepan. 

kemampuan ini dapat membuka peluang pekerja untuk meningkatkan jenjang karir. Relasi ini juga membantu pekerja ketika mengalami kesulitan baik saat mencari pekerjaan maupun saat bekerja.

Di era yang serba cepat, kemampuan beradaptasi sangat diperlukan, seperti pendapat 58% perekrut.

Kemampuan beradaptasi dapat memajukan perusahaan dengan mengikuti perubahan pasar yang cepat. Kemampuan beradaptasi dapat mengembangkan kreativitas dalam diri seseorang.

Lalu, sebanyak 53% perekrut menilai pemecahan masalah termasuk dalam kemampuan yang diperlukan lima tahun ke depan. 

Dengan berkembangnya teknologi, masalah yang baru pun muncul. Tiap pekerja dituntut untuk dapat menyelesaikan masalah baru yang sedang dihadapi. Disini, pekerja dituntut untuk memiliki kemampuan analisa terhadap masalah yang lebih kompleks dan mencari jalan keluarnya.

Saat ini, teknologi AI mulai merambah ke dunia bisnis. Dengan bantuan AI, sebuah perusahaan mendapat informasi yang lebih akurat dan relevan. 

Menurut 51% perekrut, kecerdasan bisnis atau business intelligence menjadi kemampuan yang diperlukan lima tahun ke depan. Kemampuan ini dapat membantu perusahaan mengetahui pola konsumen demi mendapat keputusan bisnis yang lebih tepat.  

Dengan sengitnya persaingan kerja di masa kini, setiap pekerja dituntut untuk terus mengembangkan dirinya. Namun, para pekerja sebaiknya tidak hanya mengembangkan hard skill saja, melainkan soft skill juga.

Penulis: Kristina Jessica
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Cek Data! Berapa Utang Jatuh Tempo RI Selama Pemerintahan Prabowo?

Jumlah utang yang jatuh tempo pada masa Prabowo-Gibran nanti mencapai Rp4.182,5 T, mayoritas utang SBN. INDEF mengingatkan Prabowo untuk berhati-hati.

Berapa Besar Total Nilai Aset BUMN Karya?

Keberadaan BUMN karya tidak hanya penting untuk menunjang infrastruktur, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook