Pergerakan Rupiah hari ini memang mencatat penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat, tetapi nilainya masih bertahan di level yang relatif tinggi dan dekat dengan angka Rp18.000 per dolar AS. Berdasarkan data yang melansir dari laman Google Finance pada Kamis (25 Juni 2026) pukul 06.58 WIB, kurs rupiah berada di posisi Rp17.937 per dolar AS, lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat Rp17.987 per dolar AS.
Pergerakan Kurs Dolar terhadap Rupiah, 16-25 Juni 2025
Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari ini belum banyak mengubah gambaran pergerakan rupiah dalam beberapa hari terakhir. Sebab, mata uang Garuda masih bergerak di kisaran Rp17.900 per dolar AS setelah sebelumnya mengalami pelemahan secara bertahap.
Jika melihat data lima hari terakhir, rupiah tercatat berada di level Rp17.778 per dolar AS pada 21 Juni. Nilai tukar tersebut kemudian terus meningkat menjadi Rp17.862 pada 22 Juni dan Rp17.916 pada 23 Juni. Tren pelemahan berlanjut hingga 24 Juni ketika kurs rupiah mencapai Rp17.987 per dolar AS, atau hanya selisih Rp13 dari level Rp18.000.
Meski hari ini rupiah menguat ke Rp17.937 per dolar AS, posisinya masih jauh lebih tinggi dibandingkan awal periode pengamatan. Artinya, koreksi yang terjadi belum cukup untuk membawa rupiah keluar dari zona Rp17.900-an yang dalam beberapa hari terakhir menjadi area pergerakannya.
Bagi pelaku pasar, kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih belum sepenuhnya hilang. Penguatan harian memang memberikan sentimen positif, namun secara umum nilai tukar masih berada pada level yang tinggi.
Oleh karena itu, perhatian pasar tidak hanya tertuju pada penguatan hari ini, melainkan juga pada kemampuan rupiah untuk mempertahankan tren perbaikan dalam beberapa hari ke depan.
Secara keseluruhan, penguatan yang terjadi hari ini masih bersifat terbatas karena rupiah tetap berada di kisaran yang tinggi.
Dengan posisi yang masih dekat dengan Rp18.000 per dolar AS, pergerakan mata uang Indonesia tersebut masih menjadi perhatian pasar di tengah berbagai dinamika ekonomi global yang berlangsung saat ini.
Penulis: Raka Adichandra
Editor: Firda Wandira