Rival Abadi KFC vs McD, Siapa Juaranya?

Restoran cepat saji dapat dengan mudah ditemukan di berbagai negara termasuk Indonesia. KFC dan McD tak khayal telah menjadi top of mind masyarakat Indonesia.

Rival Abadi KFC vs McD, Siapa Juaranya? Ilustrasi makanan cepat saji | Zu Kamilov/Shutterstock

Makanan cepat saji telah muncul sejak zaman Romawi Kuno di mana kehidupan kaum urban pada zaman tersebut banyak yang tinggal di apartemen bertingkat dengan area dapur yang sempit atau tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, banyak pedagang kaki lima dan restoran yang menjual makanan untuk para warga.

Pada abad pertengahan, makanan cepat saji dan murah banyak tersedia di kota-kota besar seperti di Eropa, termasuk London dan Paris yang ditujukan untuk warga lokal maupun turis.

Restoran cepat saji sendiri pertama kali muncul pada abad ke-20 tepatnya pada tahun 1912 di Amerika Serikat. Nama restoran tersebut adalah White Castle yang berdiri di Kansas dengan menjual menu hamburger. Sejak saat itu restoran cepat saji bertumbuh dengan pesat dan menyebar dengan luas di berbagai negara.

Berbicara tentang perkembangan restoran cepat saji di Indonesia, restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) dan McDonald’s dapat dikatakan telah menjadi top of mind masyarakat di tanah air. Jumlah restoran cepat saji keduanya pun berkembang dengan cepat dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Sebuah survei dilakukan oleh Frontier Group yang bertajuk Top Brand Index 2022. Survei ini mengungkapkan berbagai merek dan produk pilihan masyarakat Indonesia. Survei Top Brand Index dilakukan dalam 2 fase setiap tahunnya, di mana untuk kategori restoran cepat saji masuk ke dalam fase 2.

Berdasarkan penilaian Top Brand Index, restoran cepat saji manakah yang menjadi pilihan masyarakat Indonesia pada tahun 2022?

5 restoran cepat saji pilihan masyarakat Indonesia tahun 2022 | GoodStats

1. KFC

KFC faces boycott in China over meal toy promotion - BBC News
Restoran KFC | bbc.com

KFC berhasil menempati peringkat pertama restoran cepat saji pilihan masyarakat Indonesia tahun 2022. Adapun KFC berhasil meraup skor Top Brand Index pada Fase 2 sebesar 27,2 persen.

Restoran ayam goreng cepat saji asal Amerika Serikat ini pun berhasil meraih peringkat pertama pada tahun sebelumnya dengan skor Top Brand Index yang sama (27,2 persen). Hal tersebut menunjukkan KFC secara konsisten menjadi jawara di hati masyarakat Indonesia.

KFC menjadi restoran cepat saji ketiga yang berdiri di Indonesia sekaligus pertama yang berasal dari luar negeri. Restoran KFC pertama di Indonesia berdiri pada tahun 1979.

Memiliki slogan khas berbunyi “Jagonya Ayam!”, KFC memang tidak dapat dipisahkan dari menu ayam goreng renyah yang menjadi andalan. Beberapa menu seperti Super Besar menyajikan ayam goreng bersama dengan nasi dan minuman menyesuaikan kebiasaan masyarakat Indonesia yang merasa belum kenyang bila tidak makan nasi. Selain itu KFC juga menyajikan beragam variasi menu menggunakan olahan daging ayam seperti burger atau bento.

2. McDonald’s

Vara vine cu McDonald's la Zalău! – Magazin Sălăjean
Restoran McDonald's | magazinsalajean.ro

Posisi ke-2 diraih oleh McDonald’s yang menorehkan skor Top Brand Index sebesar 26,2 persen pada tahun 2022.

Sebelumnya, pada tahun 2021 McDonald’s juga berhasil mempertahankan peringkat ke-2 Top Brand Index untuk kategori restoran cepat saji. Restoran cepat saji ini berhasil meningkatkan skor indeks sebesar 0,2 persen. Adapun raihan Top Brand Index untuk McDonald’s pada tahun 2021 sebesar 26 persen.

Restoran McDonald’s pertama kali berdiri di Indonesia pada tahun 1991 tepatnya di daerah legendaris Sarinah, Jakarta. McDonald’s menyajikan menu andalan utama berupa burger bersama dengan hidangan lainnya seperti kentang goreng, minuman ringan, dan lainnya menyesuaikan dengan daerah restoran tersebut berada.

Seperti di Indonesia, McDonald’s memiliki menu nasi dengan ayam goreng renyah seperti paket Panas ataupun menu burger dengan cita rasa lokal Indonesia seperti rasa sate.

3. HokBen

HokBen - Wikiwand
Restoran HokBen | wikiwand.com

Sementara itu, HokBen berhasil menempati posisi ke-3 restoran cepat saji pilihan masyarakat Indonesia pada tahun 2022 versi Top Brand Index. Adapun skor Top Brand Index yang berhasil diraih oleh HokBen ialah sebesar 9,4 persen.

Restoran cepat saji berkonsep makanan Jepang ini juga berhasil mempertahankan posisi ke-3 Top Brand Index di tahun 2021, dengan skor sebesar 8,5 persen. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,9 persen dari tahun sebelumnya.

Restoran cepat saji asal Indonesia ini berdiri pertama kali pada tahun 1985 di daerah Kebon Kacang, Jakarta. HokBen didirikan oleh Hendra Arifin di bawah naungan PT Eka Bogainti.

4. A&W

Press | A&W All-American Food
Restoran A&W | awrestaurants.com

A&W berhasil memperoleh posisi ke-4 Top Brand Index tahun 2022. Restoran cepat saji ini berhasil mencatatkan skor indeks sebesar 7,6 persen pada penilaian tahun ini dan mempertahankan posisinya selama 2 tahun berturut-turut, walaupun mengalami penurunan skor indeks dari tahun 2021 sebesar 0,3 persen.

Awal mula restoran cepat saji ini dimulai pada tahun 1919, di mana Roy W. Allen mendirikan kedai minuman di pinggir jalan Kota Lodi, California untuk menghormati kembalinya para tentara Perang Dunia I. Dari kedai minuman tersebut, Roy W. Allen, Allen Wright, dan Frank Wright secara resmi mendirikan A&W sebagai restoran pada tahun 1923 di Sacramento, California. 

Di Indonesia, A&W berhasil memiliki lebih dari 200 cabang. Adapun menu terkenal dari restoran cepat saji ini adalah Root Beer, ayam goreng, nugget, dan burger.

5. Richeese Factory

Richeese Factory on Behance
Restoran Richeese Factory | behance.net

Posisi ke-5 restoran cepat saji pilihan masyarakat Indonesia berhasil diamankan oleh Richeese Factory dengan skor indeks sebesar 4,7 persen pada tahun 2022. Richeese Factory mengalami penurunan skor indeks sebesar 1,2 persen dari tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2021 skor Top Brand Index restoran cepat saji ini ialah sebesar 5,9 persen.

Restoran cepat saji yang terkenal dengan menu Fire Chicken ini membuka gerai pertamanya di Indonesia pada tahun 2011, tepatnya di pusat perbelanjaan Paris Van Java, Bandung.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Persebaya dan Persija Jadi Klub yang Paling Mengandalkan Pemain Muda di Piala Presiden 2022
Artikel Selanjutnya Menyibak Statistik Kemiskinan di Indonesia Pasca Pandemi
Konten Terkait