GoodStats
Pencarian
Masuk

Pasca Pandemi, Jumlah Wisatawan Asing yang Berkunjung ke Indonesia Terus Meningkat

Setelah babak belur di masa pandemi, tahun ini pariwisata di Indonesia bangkit kembali. Per bulannya, jumlah kunjungan wisatawan asing selalu meningkat.

Pasca Pandemi, Jumlah Wisatawan Asing yang Berkunjung ke Indonesia Terus Meningkat Ilustrasi│Artem Beliaikin/Unsplash

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menyumbang devisa tertinggi bagi Indonesia. Di tahun 2019, sektor pariwisata menyumbang 4,8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tahun 2019. 

Namun, karena pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak Pandemi Covid-19, kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional turun pada tahun 2020 ke angka 4,05%. Penurunan ini disebabkan karena pembatasan sosial selama pandemi, yang membuat sektor pariwisata menjadi lesu. 

Pembatasan sosial tidak hanya dilakukan untuk perjalanan dalam negeri saja selama masa Pandemi Covid-19 kemarin. Perjalanan internasional juga ditutup untuk sementara untuk menghentikan rantai penularan virus Covid-19. Otomatis, gerbang untuk para wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia juga tertutup.

Berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik), jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2019 adalah sebesar 17.664.484 wisatawan. Jumlah tersebut menurun drastis pada saat Pandemi Covid-19 tengah merebak di tahun 2020, dimana hanya ada 4.052.923 wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia.

Jumlah tersebut semakin parah di tahun selanjutnya, dimana hanya ada 1.557.530 wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Jumlah wisatawan asing di tahun 2021 ini adalah yang paling sedikit dalam beberapa tahun terakhir.

Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia dari Tahun ke Tahun│GoodStats

 

Kabar baiknya, seiring dengan mulai teratasinya virus mematikan tersebut di Indonesia, wisatawan asing mulai kembali berdatangan ke Indonesia. Hal ini adalah dampak dari pelonggaran peraturan perjalanan internasional, yang sebelumnya peraturan perjalanan internasional sangat ketat di masa Pandemi Covid-19.

Hingga bulan September tahun 2022 saja, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia sudah menyentuh angka 2.397.181 orang. Meski masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya, tetapi jumlah ini merupakan sinyal positif bahwa sektor pariwisata di Indonesia sudah mulai berjalan lagi.

Di bulan Januari tahun 2022, jumlah wisatawan asing hampir mencapai 150 ribu orang. Namun jumlah tersebut menurun pada bulan Februari menjadi hanya 18 ribuan wisatawan asing. Penurunan ini adalah imbas dari Covid-19 varian Omicron yang merebak pada bulan Februari kemarin.

Namun, setelah melewati bulan Februari, jumlah wisatawan asing terus meningkat setiap bulannya. Peningkatan jumlah wisatawan setelah bulan Februari tahun 2022 sangat signifikan, dimana penambahan jumlah wisatawan rata-rata mencapai 100 ribu wisatawan setiap bulannya.

Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia di Tahun 2022│GoodStats

 

Jumlah wisatawan asing diprediksi akan terus meningkat hingga akhir tahun. Jika jumlah wisatawan asing terus meningkat dengan tingkatan yang sama, jumlah total wisatawan asing dapat menembus lebih dari 3 juta orang di penghujung tahun 2022.

Dari total seluruh wisatawan asing, negara ASEAN menjadi penyumbang wisatawan terbesar di tahun 2022 per bulan September. Dari 2,3 juta wisatawan asing, 782.609 diantaranya adalah wisatawan asing asal negara ASEAN. Jumlah tersebut setara dengan 32,6% dari total wisatawan asing di Indonesia.

Sementara itu, di bawah negara-negara ASEAN, negara Eropa dan Australia menjadi dua penyumbang wisatawan asing terbanyak di tahun 2022. Ada dua faktor utama mengapa wisatawan asing banyak didominasi dari negara Asean dan Australia. Pertama, karena faktor kedekatan geografis, dan yang kedua adalah karena biaya yang cukup terjangkau bagi warga dari dua wilayah tersebut. 

Kembali lagi, sektor pariwisata di Indonesia berkontribusi besar dalam perekonomian nasional. Meningkatnya jumlah wisatawan asing ini menjadi pertanda baik bahwa sektor yang sempat “babak belur” di masa pandemi ini akan kembali hidup, dan dapat kembali berkontribusi pada perekonomian nasional, terutama untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Penulis: Rangga Hadi Firmansyah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Naik Turun Pendapatan FIFA Menuju Piala Dunia
Artikel Selanjutnya Ini Deretan Keluarga Terkaya Di Dunia, Hartanya Capai Miliaran Dolar!
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook