Tren Penjualan Motor di Indonesia: Honda Kuasai Pasar, Suzuki di Ujung Tanduk

Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan pasar terbesar industri sepeda motor di Asia Tenggara hingga saat ini.

Tren Penjualan Motor di Indonesia: Honda Kuasai Pasar, Suzuki di Ujung Tanduk Ilustrasi dealer sebagai salah satu wadah distribusi sepeda motor| PradeepGaurs/Shutterstock

Melihat tren industri otomotif khususnya sepeda motor di Indonesia memang tak akan ada habisnya. Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan pasar terbesar industri sepeda motor di Asia Tenggara hingga saat ini.

Hal itu dibuktikan dengan tren penjualan sepeda motor di Indonesia yang pada 2021 masih menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara. Data Federasi Otomotif ASEAN (AAF) mengungkapkan bahwa angka penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 5.057.516 unit sepanjang 2021.

Angka ini naik sekitar 38 persen dari penjualan di tahun sebelumnya yang mencapai 3.660.616 unit. Kasus covid-19 yang makin terkendali dan cakupan vaksinasi yang sudah makin luas digadang-gadang menjadi salah satu indikatornya.

Dua indikator tersebut mendorong terjadinya pergerakkan ekonomi yang mulai kembali stabil, yang kemudian turut berimbas pada konsumsi kendaraan terlebih kendaraan bermotor roda dua di tahun 2021. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sendiri melalui optimis penjualan sepeda motor di Indonesia pada tahun ini tembus target sebanyak 5,1 juta unit.

"Kami masih tetap optimis karena permintaan masih cukup tinggi, ya," kata Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersil AISI ketika ditanya mengenai tren penjualan sepeda motor yang turun pada Mei lalu dilansir Grid Oto (16/6).

Jika dilihat dari tren penjualan sepeda motor negara-negara Asia Tenggara lainnya, Thailand berada di posisi kedua dengan perbedaan yang cukup jauh dari Indonesia, yakni sebanyak 1.606.481 unit pada 2021 atau naik sekitar 100 ribuan unit dari tahun sebelumnya. Sementara posisi ketiga diduduki oleh Filipina dengan angka penjualan sebanyak 1.435.677 unit.

Posisi lima besar sisanya diduduki oleh Malaysia yang dalam dua tahun terakhir trennya masih stagnan. Pada 2021, Malaysia berhasil menjual sepeda motor sebanyak 497.262 unit dan 298.327 unit pada tahun 2020. Kemudian, Singapura berada di posisi lima dengan total penjualan sepeda motor sebanyak 11.428 unit di 2021.

77 persen penjualan sepeda motor di Indonesia dikuasai Honda

Tren penjualan sepeda motor di Indonesia tahun 2021 | Angelia Gunawan/GoodStats

Secara umum, masyarakat Indonesia lebih menyukai sepeda motor bertipa skuter atau matik. Hal tersebut dibuktikan dengan persentase penjualan motor skuter yang mendominasi sekitar 86,9 persen dari total penjualan sepeda motor di Indonesia secara keseluruhan.

Persentase penjualan motor berjenis bebek di tahun 2021 lalu hanya menyentuh angka 7,2 persen dan untuk motor sport berada di angka 6 persen. Data ini dikeluarkan oleh AISI pada akhir tahun lalu.

Sementara terkait merek, Honda berhasil menarik hati pencinta sepeda motor di Indonesia dengan catatan penjualan sebanyak 3.928.788 unit di tahun 2021 atau sekitar 77,68 persen dari total penjualan motor keseluruhan. Rivalnya, Yamaha berada di posisi kedua dengan total penjualan sebanyak 1.063.866 unit atau sekitar 21 persen.

Tiga merek teratas lainnya hanya berhasil menjual dengan persentase di bawah 1 persen, yakni Kawasaki dengan 43.540 unit (0,86 persen), Suzuki dengan 18.380 unit (0,36 persen), dan TVS dengan 2.942 unit (0,06 persen).

Penjualan Suzuki di Indonesia: Anjlok dalam dua dekade terakhir

Tren penjualan sepeda motor merek Suzuki di Indonesia dalam dua dekade terakhir | Angelia Gunawan/GoodStats

Hal yang cukup menarik dari total angka penjualan merek sepeda motor di Indoensia pada tahun 2021 lalu adalah turunnya angka penjualan sepeda motor bermerek Suzuki. Perusahaan motor asal Jepang ini harus puas menjual unitnya di bawah total penjualan Honda dan Yamaha cukup jauh dan kalah tipis dengan Kawasaki.

Jika dilihat dari angka penjualan sepda motor Suzuki di Indonesia dalam dua dekade terakhir, tren total unit terjualnya memang terus menurun. Pada 2005 lalu, Suzuki dapat menjual sepeda motor hingga mencapai 1.091.962 unit dan bersaing dengan merek-merek lainnya secara kompetitif.

Sayangnya, tren penjualan Suzuki terus menurun hingga pada 2010 lalu hanya berhasil menjual setengah dari total penjualan pada lima tahun sebelumnya, yakni 522.269 unit. Pada 2015, angka penjualan Suzuki kembali menurun secara drastis ke angka 109.812 unit saja.

Terus fluktuatif dalam tahun-tahun selanjutnya, pandemi covid-19 turut membuat angka penjualan sepeda motor Suzuki di Indonesia anjlok ke angka puluhan ribu saja. Hingga pada akhirnya hanya mencatat penjualan sekitar 18.380 unit di tahun 2021.

Meskipun mengalami penurunan di Indonesia, Suzuki masih perkasa di industri motor negara-negara Asia lainnya seperti India, China, dan Filipina. Penjualan sepeda motor Suzuki di India malah mengalami kenaikan sebesar 16 persen dibanding tahun sebelumnya dengan angka total sekitar 975 ribu unit.

Di China, Suzuki berhasil menjual sebanyak 315 ribu unit sepeda motor atau naik sekitar 9,4 persen dibanding tahun 2020. Sementara di Filipina, penjualan motor Suzuki naik sekitar 21 persen dengan angka sekitar 117 ribu unit.

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Perkara Inflasi dan Subsidi, Pertamina Jual Rugi BBM
Artikel Selanjutnya Pemerintah Fokuskan Subsidi Tepat Sasaran, Begini Penyesuaian Tarif Listrik
Konten Terkait