Melihat Ragam Investasi Pendorong Transisi Energi

Sektor pengembangan energi baru terbarukan menjadi sektor dengan nilai investasi tertinggi dalam bidang transisi energi.

Melihat Ragam Investasi Pendorong Transisi Energi Ilustrasi EBT | Unsplash/AndersJ

Guna merealisasikan komitmen transisi energinya, berbagai negara kian berusaha dengan caranya masing-masing untuk mendorong proses transisi energi. Berbagai proses mendorong transisi energi tidaklah mudah, mengingat salah satu alasan utama transisi energi sulit direalisasikan adalah karena biaya pengembangan dan pengoperasiannya yang cukup mahal. 

10 Negara dengan Investasi Transisi Energi Tertinggi | Goodstats
10 Negara dengan Investasi Transisi Energi Tertinggi | Goodstats

Untuk itu, tak heran banyak negara yang juga berinvestasi dalam ranah transisi energi. Menurut laporan Bloomberg dan Recharge, Cina menjadi negara dengan jumlah investasi tertinggi di bidang transisi energi. Nilai investasi Cina tercatat berada di angka 546 miliar dolar.

Jumlah investasi Cina dalam bidang transisi energi cukup terbilang memimpin jauh ketimbang investasi berbagai negara lain. Disebutkan demikian, karena Amerika Serikat yang menduduki peringkat 2 dalam 10 negara dengan investasi tertinggi dalam transisi energi, hanya memiliki nilai investasi di angka 141 miliar dolar.

Sementara, di bawah Cina dan Amerika Serikat, ada Jerman dan Prancis dengan total investasi di bidang transisi energi masing-masing di angka 55 dan 29 miliar dolar. Serta Inggris dan Jepang dengan nilai investasi masing-masing di angka 28 dan 23 miliar dolar.

Jenis Investasi Bidang Transisi Energi dengan Biaya Paling Tinggi 2022 | Goodstats
Jenis Investasi Bidang Transisi Energi dengan Biaya Paling Tinggi 2022 | Goodstats

Jika dilihat berdasarkan jenis investasinya secara keseluruhan. Pengembangan energi terbarukan menjadi sektor investasi transisi energi dengan jumlah investasi paling tinggi. Jumlah investasi pada sektor pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan) hampir menyentuh 500 miliar dolar, atau tepatnya 495 miliar dolar. Disusul dengan investasi pada bidang transportasi listrik yang jumlahnya berada di angka 466 miliar dolar. 

Selain pengembangan EBT dan transportasi listrik, investasi di bidang penyimpanan energi atau power bank juga memiliki nilai investasi yang cukup tinggi. Nilai investasi pada sektor power bank berada di angka 157 miliar dolar.

Penulis: Puja Pratama Ridwan
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

10 Negara Termiskin di Asia, Apakah Indonesia Termasuk?

Perbedaan pendapatan nasional bruto per kapita negara-negara di Asia sangat mencolok, menunjukkan betapa bervariasinya tingkat kemakmuran di benua Asia.

Pekerjaan Bagi Kaum Disabilitas Masih Menjadi Tantangan di Dunia

Data OECD menunjukkan kesenjangan antara masyarakat disabilitas dan non-disabilitas dalam hal pekerjaan tetap signifikan. Apa yang bisa dilakukan pemerintah?

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook