Indonesia dalam Jajaran Negara Penghasil Alpukat Terbesar di Dunia

Indonesia tercatat peringkat enam produsen  alpukat terbesar di dunia pada tahun 2025, dengan estimasi produksi mencapai 0,4 juta ton.

Indonesia dalam Jajaran Negara Penghasil Alpukat Terbesar di Dunia Foto: Louis Hansel via Unsplash
Ukuran Fon:

Alpukat merupakan salah satu buah tropis favorit bagi warga Indonesia. Buah yang bertekstur lembut ini mudah kita jumpai di pasar, di supermarket, sampe di gerai-gerai minuman cepat saji.

Dibanding buah lain, alpukat rasanya memiliki kelas tersendiri. Lebih pekat, lebih halus, dan bisa diolah menjadi beragam hidagangan mulai dari Jus; cemilan; hingga bahan untuk pembuatan kue.

Kalo menilik asal usulnya, Alpukat berasal dari Amerika Tengah dan sudah menyebar ke banyak negara di dunia, termasuk Indonesia sejak abad ke-18.

Kemudian alpukat tumbuh subur di bumi nusantara karena iklimnya yang dirasa sesuai dengan pertumbuhan buah tersebut.

Indonesia tercatat peringkat enam produsen  alpukat terbesar di dunia pada tahun 2025, dengan estimasi produksi mencapai 0,4 juta ton, dan juga merupakan produsen terbesar di Asia Tenggara.

Meskipun memiliki potensi, Indonesia masih menghadapi tantangan seperti produktivitas per hektar yang rendah dan penetrasi pasar ekspor yang terbatas. 

Sementara itu negara ASEAN lain yakni Vietnam juga masuk 10 besar negara penghasil alpukat terbesar. Negara yang beribu kota Hanoi ini mampu memproduksi 0,22 juta ton alpukat pada 2025.

Secara global, Meksiko adalah negara penghasil alpukat terbesar, diikuti oleh Kolombia, Republik Dominika, dan Peru. Mayoritas negara penghasil alpukat terbesar ada di Amerika Latin.

Beberapa jenis alpukat yang populer di dunia antara lain Hass (berkulit kasar, berubah hitam saat matang), Fuerte (lonjong, kulit hijau halus), Bacon (rasa ringan, kulit hijau licin), Pinkerton (lonjong, biji kecil), dan Reed (bulat, besar). Ada juga jenis lokal seperti alpukat mentega, kendil, aligator, miki, wina, dan pluwang.

Penulis: Akmal
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Kebayoran Baru Punya Pelaku Seni Terbanyak di Jakarta pada 2025

DKI Jakarta memiliki 19.988 pelaku seni pada 2025, terbanyak di Kebayoran Baru dengan 3.634 orang.

Kirab Mahkota Binokasih 2026 Digelar di Bogor Hari Ini, Apa Makna Filosofisnya Bagi Tatar Sunda?

Kirab Mahkota Binokasih akan digelar di Bogor pada 8 Mei 2026. Simak makna filosofis, sejarah, dan rute lengkap kirab budaya Sunda ini.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook