GP Indonesia 2022: Oliveira Juara, Bastianini Masih Puncaki Klasemen

Setelah balapan berlangsung selama 20 putaran, akhirnya pembalap dari tim KTM, Miguel Oliveira menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 27 detik.

GP Indonesia 2022: Oliveira Juara, Bastianini Masih Puncaki Klasemen Salah satu tikungan ikonik pada Sirkuit Mandalia | chairul manek ismail/Shutterstock

Gelaran MotoGP 2022 seri Mandalika atau yang secara resmi disebut dengan Pertamina Grand Prix of Indonesia baru saja usai sore kemarin (21/3). Seri ini menjadi pusat perhatian bagi seluruh penggemar MotoGP di seluruh dunia, mengingat gelaran ini menandai kembalinya MotoGP ke tanah air setelah terakhir digelar di Indonesia pada 1997 lalu di Sentul, Bogor.

Di samping euforia karena aspek historisnya, seri ini juga memberikan banyak kesan positif baik dari para pelaku balap maupun penonton, sebab banyak aksi unik tersaji dalam GP ini, seperti parade pembalap di Jakarta, banyaknya momen menarik pada sesi latihan maupun kualifikasi, hingga balapan yang berlangsung basah karena hujan yang turun di Mandalika.

Hujan yang turun di Mandalika jelang balapan MotoGP memaksa jadwal start harus diundur hingga hampir satu setengah jam. Selama waktu inilah, banyak momen unik yang terekam baik dari para penonton, panitia penyelenggara, hingga pembalap yang membuat seri ini menjadi perbincangan dan trending di beberapa media sosial.

Salah satunya adalah momen tampilnya pawang hujan, Rara Isti Wulandari mengitari paddock dan lintasan sirkuit ketika balapan ditunda karena hujan turun deras. Aksi Rara ini menjadi hiburan tersendiri bagi para penonton serta pembalap yang sedang menunggu start, seperti Fabio Quartararo yang memarodikan aksi Rara tersebut di ruang tunggu. Momen ini juga direkam oleh akun resmi MotoGP dan membuatnya menjadi perbincangan di Twitter.

Dikutip dari Detik, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebut aksi ini bagian dari hiburan dan kearifan lokal Indonesia yang dapat menjadi daya tarik, sehingga harapannya dapat memberikan kesan yang tak terlupakan bagi para penggemar MotoGP.

"Diperlihatkan di TV ada Mak Rara itu menurut saya bagian dari hiburan, atraksi, kearifan lokal mungkin budaya yang bisa menjadi daya tarik sendiri. Tapi tentunya, pada akhirnya Tuhan yang berkehendak, bahwa race-nya ditunda satu jam dan bisa terlaksana. Mudah-mudahan balapan ini menjadi momen yang memorable dan berkesan bagi para riders, pencinta MotoGP dan seluruh rakyat Indonesia," ujar Sandiaga Uno di Mandalika.

Beberapa pembalap tak mulus di Mandalika

Beberapa jam sebelum balapan berlangsung, ada momen yang membuat sebagian besar pencinta MotoGP kecewa, yakni terjatuhnya Marc Marquez pada sesi pemanasan. Kecelakaan tersebut cukup serius, sehingga Marquez langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mataram untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Beberapa menit sebelum start dimulai, MotoGP dan tim Marquez mengumumkan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut tidak bisa mengikuti balapan karena membutuhkan beberapa waktu untuk pulih, sehingga timnya tidak bisa mengambil risiko untuk mengikuti balapan. Meski sempat alami gegar di kepala, Marquez menyebut dirinya baik-baik saja dan berterima kasih kepada tim medis MotoGP atas penanganannya yang cepat dan tepat.

Sebelumnya, Marquez juga sempat terjatuh sebanyak tiga kali pada sesi latihan bebas dan kualifikasi. Selain itu, pada sesi ini juga sempat ada tragedi motor terbakar pada pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins.

Setelah balapan ditunda, akhirnya penyelenggara mengumumkan bahwa start bisa dimulai pada pukul 16.15 waktu setempat. Presiden Joko Widodo yang hadir beserta Ketua MPR, DPR, dan beberapa menteri terkait turut membuka balapan dengan kumandang Indonesia Raya dari kelompok marching band TNI.

Balapan dimulai dengan tipe wet race atau jalanan basah karena gerimis masih turun di Mandalika. Kondisi ini membuat beberapa pembalap kesulitan berakselerasi, sehingga banyak pembalap yang hampir terlepas dari motornya. Di samping itu, ada dua pembalap yang tak finis di seri ini, yakni Andrea Dovizioso dan Jorge Martin.

Motor Dovizioso mengalami mati mesin pada putaran ketujuh. Sementara itu, Jorge Martin terjatuh pada tikungan pertama Mandalika saat memasuki putaran kedelapan. Hal ini tentu membuat Martin kecewa, mengingat dirinya sedang berada di posisi dua membuntuti Fabio Quartararo.

Miguel Oliviera jadi yang tercepat di GP Indonesia 2022

15 pembalap yang membawa pulang poin dari GP Indonesia 2022 | GoodStats

Setelah balapan berlangsung selama 20 putaran, akhirnya pembalap dari tim KTM, Miguel Oliveira menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 33 menit 27 detik. Posisi ini membuat pembalap Portugal tersebut mendapatkan 25 poin dari GP Indonesia.

Dua pembalap asal Prancis, Fabio Quartararo dan Johann Zarco turut naik ke podium sebagai peringkat dua dan tiga dengan gap masing-masing 2,2 detik dan 3,1 detik lebih lambat dari Oliveira. Posisi ini membuat mereka mendapatkan masing-masing 20 dan 16 poin.

Posisi empat dan lima diisi oleh Jack Miller dari Ducati dan Alex Rins dari Suzuki dengan catatan waktu masing-masing 5,6 detik dan 7 detik lebih lambat dari Oliveira. Miller mendapatkan 13 poin, sedangkan Alex mendapatkan 11 poin dari GP ini.

Posisi enam hingga sepuluh diduduki oleh J. Mir (+7,8 detik), F. Morbidelli (+21,1 detik), B. Binder (+32,4 detik), A. Espargaro (+32,5 detik), dan D. Binder (+32,9 detik). Sementara itu, pembalap asal KTM lain, Remy Gardner finis terakhir dengan catatan waktu 55 detik lebih lambat dari Oliveira.

Klasemen sementara: Oliveira ke empat besar, Bastianini masih di puncak

Bastianini masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 setelah GP Indonesia | GoodStats

Dengan hasil tersebut, pemenang MotoGP Qatar, E. Bastianini masih duduki puncak klasemen MotoGP 2022 dengan poin 30 karena dirinya finis di posisi sebelas atau mendapatkan lima poin pada seri Mandalika. Pembalap tim Ducati tersebut dibuntuti Brad Binder di posisi kedua dengan poin 28.

Podium kedua GP Indonesia, Quartararo berada di posisi ketiga dengan poin 27 dan jawara GP Indonesia, Oliveira berada di posisi empat dengan poin 25. Sementara itu, podium ketiga GP Indonesia, Zarco berada di posisi kelima dengan poin 24.

Empat pembalap asal Spanyol memiliki poin yang sama pada klasemen sementara seri dua ini antara lain P. Espargaro, A. Espargaro, A. Rins, dan J. Mir. Masing-masing dari mereka telah mendapatkan 20 poin dari dua seri ini.

F. Morbidelli menduduki posisi kesepuluh dengan 14 poin. Sementara itu, masih ada empat pembalap yang belum juga mengumpulkan poin, antara lain Di Giannantonio, R. Fernandez, J. Martin, dan M. Bezzecchi.

Selanjutnya, para pembalap akan menghadapi seri Argentina pada 4 April di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo pada pukul satu dini hari waktu Indonesia Barat.

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Kilas Balik, Jawara All England Ganda Putra Indonesia dari Masa ke Masa
Artikel Selanjutnya Inggris Dominasi Koleksi Gelar All England Sepanjang Masa, Bagaimana dengan Indonesia?
Konten Terkait