Deretan Aplikasi Investasi Terbaik Pilihan Masyarakat Indonesia

Jakpat merilis temuan lima aplikasi terbaik pilihan masyarakat Indonesia dalam melakukan aktivitas investasi sesuai dengan instrumennya masing-masing.

Deretan Aplikasi Investasi Terbaik Pilihan Masyarakat Indonesia Ilustrasi aktivitas investasi melalui aplikasi pada ponsel pintar | Kovalova Olena/Shutterstock

Perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat berbagai kebutuhan manusia sangat mudah untuk dipenuhi. Tak terkecuali dengan aktivitas investasi.

Dahulu, masyarakat harus mengunjungi beberapa perusahaan investasi terkait, seperti bank untuk melakukan investasi secara aktif. Kini, ada banyak aplikasi yang dapat membantu masyarakat Indonesia untuk melakukan investasi dan sudah terdaftar secara resmi pada otoritas terkait.

Namun, lembaga survei Jakpat menyebut ada beberapa masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan lembaga investasi konvensional dalam memenuhi kebutuhan investasinya. Secara persentase, terdapat 37 persen responden yang masih mengandalkan tabungan emas, 31 persen obligasi, dan 7 persen reksadana yang dilakukan secara konvensional.

"Aplikasi seluler memudahkan pengguna untuk mulai berinvestasi. Namun, beberapa responden masih lebih memilih untuk mempercayai lembaga keuangan offline dengan investasi mereka, seperti tabungan emas (37 persen), obligasi (31 persen), dan reksa dana (7 persen)," tulis Jakpat dalam laporan surveinya yang bertajuk “2022 Investment Trend” yang dipublikasi pada Kamis (4/8/2022) lalu.

Meskipun begitu, tak sedikit masyarakat Indonesia yang telah beralih memanfaatkan ponsel pintarnya untuk melakukan aktivitas investasi. Ada banyak aplikasi penyedia layanan investasi sesuai dengan instrumennya masing-masing, seperti reksa dana, tabungan emas, mata uang kripto, dan saham.

Dalam bagian lain di survei tersebut, Jakpat juga merilis temuan lima aplikasi terbaik pilihan masyarakat Indonesia dalam melakukan aktivitas investasi sesuai dengan instrumennya masing-masing.

Bibit favorit dalam investasi reksa dana, Indodax favorit untuk kripto

5 platform investasi terbaik untuk reksa dana menurut survei Jakpat tahun 2022 | GoodStats

Untuk kebutuhan investasi reksa dana, Bibit menjadi aplikasi favorit masyarakat Indonesia dalam survei Jakpat. Aplikasi yang didirikan pada 2019 tersebut mendapatkan persentase sekitar 66 persen.

Ajaib berada di posisi kedua dengan persentase 43 persen, disusul Pluang dan Bareksa yang memiliki persentase sama, yakni 22 persen. Sementara itu, OVO berada di posisi kelima dengan persentase 20 persen.

"Reksa dana sendiri memilik begitu banyak platform online yang tersedia dan platform yang paling populer adalah Bibit (66 persen) yang juga populer untuk investasi obligasi (83 persen)," sebut Jakpat.

5 platform investasi terbaik untuk mata uang kripto menurut survei Jakpat tahun 2022 | GoodStats

Untuk kebutuhan investasi mata uang kripto, Indonesia Bitcoin and Crypto Exchange atau yang lebih akrab disebut Indodax menjadi aplikasi favorit masyarakat Indonesia. Berjarak cukup jauh dengan pilihan kedua, perusahaan yang telah berdiri sejak 2014 ini memiliki persentase sebesar 62 persen.

Aplikasi besutan perusahaan induk PT Aset Digital Berkat, Tokocrypto berada di posisi kedua dengan persentase 46 persen. Kemudian, Binance dan Pintu menyusulnya dengan persentase 44 persen dan 40 persen. Sementara itu Pluang berada di posisi lima dengan persentase 36 persen.

"Indodax adalah aplikasi yang paling banyak digunakan untuk berinvestasi di berbagai produk investasi, seperti tabungan emas, reksa dana, saham, dan kripto," tulis Jakpat dalam laporannya.

Dana kuasai sektor tabungan emas, Ajaib di saham

5 platform investasi terbaik untuk tabungan emas menurut survei Jakpat | GoodStats

Untuk sektor tabungan emas, perusahaan yang berfokus pada layanan dompet digital, Dana menjadi favorit masyarakat Indonesia dengan persentase 43 persen. Pegadaian Digital di posisi kedua dengan persentase 40 persen.

Dua eCommerce, yakni Shopee dan Tokopedia menduduki posisi tiga dan empat sebagai instrumen investasi tabungan emas terbaik menurut masyarakat Indonesia dengan persentase masing-masing 30 dan 29 persen. Kemudian, Pluang berada di posisi lima dengan persentase 26 persen.

"Sedangkan responden yang memilih platform online untuk menyimpan emas lebih cenderung menggunakan platform investasi nonspesifik, seperti eWallet (Dana) dan eCommerce (Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak)," sambung Jakpat setelah mendeskripsikan perilaku masyarakat Indonesia yang masih minati investasi tabungan emas melalui sektor konvensional.

Platform investasi terbaik untuk saham menurut survei Jakpat tahun 2022 | GoodStats

Kemudian, Ajaib merajai aplikasi penyedia layanan investasi di sektor saham pilihan masyarakat Indonesia dengan persentase 67 persen. Pluang di posisi kedua dengan persentase 40 persen.

Aplikasi milik Indo Premier Sekuritas, Ipot berada di posisi tiga dengan persentase 31 persen, disusul Stockbit dengan persentase 30 persen. Posisi lima diisi oleh aplikasi milik dua Bank BUMN, yakni MOST by Bank Mandiri dan BIONS by BNI dengan persentase masing-masing 19 persen.

"Selain menjadi salah satu aplikasi yang paling populer untuk berinvestasi reksa dana, Ajaib menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan responden untuk berinvestasi di pasar saham, diikuti oleh Pluang, Ipot, dan Stockbit. Sementara MOST dan BIONS mencapai persentase pengguna yang sama," terang Jakpat.

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya Daftar Bandara dengan Jadwal Penundaan Penerbangan Terburuk 2022
Artikel Selanjutnya 10 Provinsi Penerima Beasiswa LPDP Terbanyak
Konten Terkait