Daftar Lengkap Pemenang Puskás Award 2019–2024

Ini dia daftar pemenang Puskas Award tahun 2019-2024!

Daftar Lengkap Pemenang Puskás Award 2019–2024 Goal | Pexels
Ukuran Fon:

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2009, Penghargaan Puskas FIFA selalu menjadi magnet bagi para pecinta sepak bola di seluruh dunia. Penghargaan ini didedikasikan untuk mengenang sosok legendaris Hungaria, Ferenc Puskas, yang terkenal dengan gol-golnya yang spektakuler.

Puskas Award bukanlah sekadar memilih gol tercepat atau tersulit, melainkan yang dinilai paling estetik, indah, atau yang dalam bahasa sehari-hari kita sebut gol memukau. Kriteria utamanya selalu sama, cantik, dicetak dalam fair play, dan tidak boleh berbau tidak sengaja. 

Berikut adalah daftar lengkap para maestro pencetak gol indah yang berhasil menggondol Puskas Award dari tahun 2019 hingga yang paling terbaru, 2024.

Daftar Pemenang Puskas Award Tahun 2019-2024

Daftar Pemenang Puskas Award Tahun 2019-2024
Daftar Pemenang Puskas Award Tahun 2019-2024 | GoodStats
  1. Daniel Zsori - 2019

Daniel Zsori memenangkan Puskas Award 2019 berkat gol salto indahnya saat masih bermain untuk Debreceni VSC di liga Hungaria. Saat menerima penghargaan tersebut, ia baru berusia 18 tahun, menjadikannya salah satu pemenang termuda dalam sejarah. Meski FIFA tidak merilis skor voting lengkap untuk edisi itu, Zsori berhasil mengalahkan dua finalis lain melalui kombinasi suara fans dan panel legenda FIFA. Golnya dikenang sebagai salah satu “bicycle kick” paling mengejutkan karena dilakukan oleh pemain muda yang ketika itu bahkan belum lama debut di tim senior.

  1. Son Heung-min - 2020

Son Heung-min meraih Puskás Award 2020 atas gol solo run luar biasanya saat membela Tottenham Hotspur melawan Burnley. Pada momen tersebut, Son berusia 28 tahun. Ia menggiring bola hampir dari wilayah pertahanannya sendiri sebelum mencetak gol, membuat banyak orang menyebutnya sebagai gol FIFA Street di dunia nyata. FIFA tidak mempublikasikan jumlah poin voting detail, tetapi gol ini menang telak dalam pemungutan suara publik. Son menjadi pemain Asia pertama yang memenangi Puskás Award, membuat pencapaian ini semakin bersejarah.

  1. Erik Lamela - 2021

Erik Lamela memenangkan Puskas Award 2021 dengan gol rabona sensasional saat Tottenham menghadapi Arsenal. Pada saat pengumuman pemenang di awal 2022, Lamela berusia 29 tahun. Gol uniknya itu menjadi sorotan karena eksekusinya sulit, apalagi dilakukan di laga derby dengan tensi tinggi. Walaupun FIFA tidak merinci angka voting final, Lamela berhasil meraih suara gabungan tertinggi dari fans dan panel profesional. Ia mengalahkan gol spektakuler dari Patrik Schick dan Mehdi Taremi, membuat gol rabonanya dikenang sebagai salah satu teknik ikonik di sejarah Puskás Award.

  1. Marcin Oleksy - 2022

Marcin Oleksy menjadi pemenang Puskas Award 2022 dengan gol tendangan gunting luar biasa yang ia cetak dalam pertandingan sepak bola amputasi bersama Warta Poznan. Saat meraih penghargaan tersebut di awal 2023, Oleksy berusia 35 tahun. Kemenangannya menjadi sangat emosional dan bersejarah karena menunjukkan bahwa keindahan sepak bola tidak terbatas pada level tertentu. Meski poin voting tidak dipublikasikan secara rinci, dukungan dari publik dan panel FIFA mengantarkan golnya sebagai pemenang. Banyak yang menyebut kemenangan Oleksy sebagai salah satu momen paling inspiratif dalam sejarah penghargaan ini.

  1. Guilherme Madruga - 2023

Guilherme Madruga meraih Puskas Award 2023 berkat gol salto spektakulernya saat bermain untuk Botafogo-SP di Brasil. Pada saat itu ia masih tergolong pemain muda yang sedang naik daun. FIFA tidak menyediakan data poin voting secara terbuka, tetapi gol tersebut menjadi viral dan banyak dianalisis sebagai salah satu overhead kick terbaik sepanjang tahun. Kemenangan Madruga menambah daftar pemain yang meraih Puskas Award melalui gol akrobatik, menegaskan bahwa kreativitas dan timing sempurna adalah kunci dalam menghasilkan gol yang layak mendapat penghargaan tertinggi ini.

  1. Alejandro Garnacho - 2024

Alejandro Garnacho memenangkan Puskas Award 2024 lewat tendangan salto yang ia ciptakan saat membela Manchester United melawan Everton. Garnacho menerima penghargaan tersebut pada usia 20 tahun. Berbeda dari beberapa tahun sebelumnya, poin voting Garnacho dipublikasikan, yaitu 26 poin, yang membawanya unggul atas dua finalis lain. Gol salto tersebut langsung disebut banyak orang sebagai kandidat Goal of the Decade karena teknik, kecepatan reaksi, serta konteks pertandingan yang besar. Kemenangan ini semakin mengukuhkan Garnacho sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola dunia.

Deretan pemenang Puskas Award dari 2019 hingga 2024 menunjukkan bahwa keindahan dalam sepak bola dapat lahir dari siapa saja, di liga manapun, dan pada momen yang kadang tidak terduga. Ada pemain muda yang masih merintis karier, ada pula pemain berpengalaman atau bahkan atlet sepak bola amputasi yang mampu menciptakan gol yang membuat dunia terpukau. Setiap gol yang memenangkan penghargaan ini membawa cerita, emosi, dan keajaibannya sendiri.

Sumber: The Best: Tonton Setiap Pemenang Penghargaan Puskás FIFA

Baca juga: Peringkat Klub Terbaik Dunia Versi IFFHS 2025: PSG Puncaki Dunia Sepak Bola

Penulis: Emily Zakia
Editor: Muhammad Sholeh

Konten Terkait

Changan Lumin Resmi Meluncur di GJAW 2025: Ini Detail Harga, Fitur, Dimensi, dan Performanya

Changan Lumin hadir sebagai city car listrik stylish berfitur lengkap, harga terjangkau, dan teknologi cerdas modern.

6 KA Jarak Jauh Resmi Tak akan Lagi Berhenti di Jatinegara, Cek Rutenya di Sini

KAI melakukan penyesuaian rute beberapa kereta jarak jauh untuk mengurangi kepadatan dan meningkatkan ketepatan waktu.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook