Bank DBS Jadi Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik 2025

Data ini menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan terbaik di Asia Pasifik berhasil menonjol di berbagai sektor dengan beragam strategi inovasi dan daya saing

Bank DBS Jadi Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik 2025 Ilustrasi Bank DBS | DBS

Asia Pasifik dikenal sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan ekonomi paling dinamis di dunia. Di wilayah ini, terdapat beragam jenis perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari teknologi, manufaktur, keuangan, hingga sektor kreatif.

Perusahaan-perusahaan tersebut hadir dalam berbagai skala, mulai dari perusahaan rintisan (startup) yang inovatif hingga perusahaan multinasional yang telah beroperasi selama beberapa dekade. Keragaman ini mencerminkan kekuatan dan potensi kawasan Asia Pasifik sebagai pusat bisnis global yang terus berkembang.

Setiap perusahaan di Asia Pasifik memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi visi, misi, maupun pendekatan mereka terhadap pasar. Beberapa di antaranya menonjol karena inovasi teknologi, sementara yang lain berhasil membangun brand yang kuat melalui produk dan layanan berkualitas.

Namun, tidak semua perusahaan berhasil mendapatkan perhatian yang sama di tingkat global. Penilaian terhadap kinerja perusahaan sering kali menjadi indikator penting untuk menentukan posisi mereka di pasar.

Dalam upaya mengapresiasi perusahaan-perusahaan terbaik di Asia Pasifik, Time Magazine bekerja sama dengan platform riset ternama, Statista, untuk memberikan peringkat terhadap perusahaan-perusahaan di kawasan ini.

Kriteria Penilaian

Penilaian perusahaan terbaik di Asia Pasifik oleh Time Magazine dan Statista dilakukan berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu kepuasan karyawan, kinerja keuangan, dan transparansi keberlanjutan. Masing-masing dimensi mencerminkan aspek penting dalam pengelolaan perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan dan pertumbuhan.

Dimensi pertama, kepuasan karyawan, dievaluasi melalui survei yang melibatkan sekitar 50.000 karyawan di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2023. Survei ini bertujuan untuk memahami bagaimana perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, memberikan kesejahteraan, dan memotivasi karyawannya.

Dimensi kedua, kinerja keuangan, diukur berdasarkan data keuangan perusahaan yang dikumpulkan oleh Statista. Hanya perusahaan dengan pendapatan minimum US$100 juta pada tahun 2023 dan yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan positif selama periode 2021-2023 yang masuk dalam daftar penilaian. Hal ini memastikan bahwa perusahaan yang terpilih memiliki stabilitas dan daya saing ekonomi yang kuat.

Dimensi terakhir, transparansi keberlanjutan, mengacu pada pemenuhan standar Environmental, Social, and Governance (ESG). Data ini dikumpulkan dan dianalisis oleh Statista untuk menilai sejauh mana perusahaan memprioritaskan tanggung jawab lingkungan, sosial, serta tata kelola yang baik.

Ketiga dimensi ini kemudian diintegrasikan untuk menghasilkan skor akhir dengan skala 0-100, memberikan gambaran holistik tentang kualitas dan keunggulan perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik.

Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik

Bank DBS mendapat skor 97,36 menjadikannya perusahaan terbaik di Asia Pasifik | GoodStats

DBS Bank menjadi perusahaan terbaik di Asia Pasifik dengan skor 97,36, menunjukkan reputasinya yang kuat sebagai salah satu bank terkemuka di kawasan, terutama dalam inovasi perbankan digital dan pelayanan pelanggan.

Di posisi kedua, Maybank memperoleh skor 97,22. Sebagai bank terbesar di Malaysia, Maybank berhasil mempertahankan daya saingnya di tingkat regional dengan layanan keuangan yang luas serta komitmen terhadap keberlanjutan.

Sementara itu, di sektor otomotif, KIA dari Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan skor 96,78. Inovasi dalam desain kendaraan serta fokus pada teknologi ramah lingkungan menjadi kunci keberhasilannya.

Shinhan Financial Group dari Korea Selatan berada di peringkat keempat dengan skor 96,37. Perusahaan ini dikenal karena inovasi di bidang layanan keuangan dan fokusnya pada ekspansi internasional.

Kemudian, di posisi kelima, Wipro, perusahaan teknologi asal India, meraih skor 96,16. Keunggulan Wipro terletak pada solusi teknologi informasi yang inovatif dan skalabilitas global.

Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) menempati posisi keenam dengan skor 95,99. Bank asal Singapura ini terkenal dengan strategi pengelolaan risiko yang kuat serta pendekatan berbasis teknologi.

Infosys, juga dari India, berada di peringkat ketujuh dengan skor 95,94, menunjukkan peran signifikan dalam menyediakan solusi IT dan transformasi digital untuk klien global.

Sumitomo Mitsui Financial Group dari Jepang menempati posisi kedelapan dengan skor 95,55. Sebagai salah satu institusi keuangan terbesar di Jepang, perusahaan ini unggul dalam inovasi layanan perbankan.

Di posisi kesembilan, Nissan Motor Corporation mendapatkan skor 95,51, menegaskan posisinya sebagai pemain utama di industri otomotif dengan produk inovatif dan strategi elektrifikasi.

Terakhir, Hyundai dari Korea Selatan berada di peringkat ke-10 dengan skor 95,43. Hyundai terus memperkuat reputasinya melalui investasi besar-besaran dalam teknologi kendaraan listrik dan strategi keberlanjutan.

Baca Juga: 21 Perusahaan RI Masuk 'Asia-Pacific's 500 Best Companies of 2025', Siapa Teratas?

Penulis: Brilliant Ayang Iswenda
Editor: Editor

Konten Terkait

Suhu Udara Lampaui Batas 1,5°C pada 2024, Perjanjian Paris Gagal?

Kenaikan suhu udara global tahun 2024 mencapai 1,6°C, dan telah melewati ambang batas Perjanjian Paris. Apakah ini pertanda bahwa Perjanjian Paris telah gagal?

Konflik Antar Negara Jadi Pemicu Utama Krisis Global 2025

Jika tidak ditangani dengan strategi yang tepat, krisis global dapat membawa konsekuensi jangka panjang.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook