Antara Makanan Modern dan Tradisional, Mana yang Lebih Digemari Oleh Anak Muda Indonesia?

Berdasarkan survei preferensi kuliner GoodStats, makanan tradisional lebih banyak digemari oleh anak muda dengan presentase mencapai 71,4 persen.

Antara Makanan Modern dan Tradisional, Mana yang Lebih Digemari Oleh Anak Muda Indonesia? Ilustrasi makanan bakso | Freepik

Sebagai negara kepulauan yang terdiri dari banyak provinsi, terdapat keanekaragaman budaya di Indonesia Indonesia. Hal ini tak dapat terpisahkan oleh banyaknya ragam kuliner tradisional yang berasal dari tiap daerah. 

Sehubungan dengan aneka ragam hidangan tradisional yang lezat dan kaya rempah, survei preferensi kuliner GoodStats menunjukkan data bahwa mayoritas anak muda memilih masakan tradisional sebagai makanan favorit mereka. Presentasenya bahkan mencapai 71,4 persen.

Sementara, responden yang lain sebanyak 28,6 persen lebih menyukai makanan modern yang berasal dari luar negeri, misalnya kuliner khas Jepang, Korea, Thailand, hingga Amerika.

Menu makanan yang paling digemari anak muda 2022 | Goodstats

Adapun, survei dilakukan secara daring melalui sebaran Google Form dan telah diisi oleh sebanyak 440 responden. Sementara, periode survei berlangsung dari tanggal 26 Agustus hingga 6 September 2022. Tercatat, mayoritas responden berasal dari Pulau Jawa dengan persentase mencapai 75,6 persen. Sedangkan, usia responden paling banyak berada di kisaran 18-24 tahun.

Menurut survei, sebagian anak muda yang memilih menu tradisional menyebut, masakan nusantara lebih variatif dan kaya rasa. Selain itu, beberapa dari mereka juga beranggapan bahwa makanan tradisional lebih murah dan terjangkau dibandingkan makanan modern dari luar negeri. 

Terkait ragam jenis makanan, jajanan tradisional khas daerah lebih banyak digemari oleh kaum muda dengan persentase mencapai 45 persen responden. Aneka jajanan tradisional biasanya sering ditemukan di pasar ataupun toko oleh-oleh. Varian rasa jajanan yang ditawarkan pun bermacam-macam, mulai dari manis, asin, hingga pedas.

Ada juga beberapa responden yang lebih menyukai jajanan cepat saji atau junk food dengan persentase mencapai 28,2 persen. Diikuti dengan snack atau makanan ringan sebanyak 18,6 persen. Adapun, sisanya atau 8,2 persen mengaku lebih menyukai makanan instan karena praktis dan murah. 

Selain jenis makanan, responden juga memilih ragam jajanan atau makanan khas negara luar yang paling digemari. Masakan khas negeri Barat menduduki peringkat paling atas dengan persentase responden mencapai 35 persen. Disusul dengan masakan khas Jepang dengan jumlah responden 27,7 persen.

Di posisi ketiga ada makanan khas Korea sebanyak 23,2 persen. Lalu, diikuti oleh makanan khas China dan Thailand yang masing-masing mencapai 11,8 persen dan 2,3 persen. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadi faktor utama banyaknya kuliner luar negeri di Indonesia. Ini juga disukai oleh semua kalangan usia karena sangat bervariasi dan rasanya yang unik, kebanyakan berbeda dengan masakan tradisional.

Penulis: Nada Naurah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Seberapa Sering Anak Muda Memesan Makanan Lewat Aplikasi Online?
Artikel Selanjutnya 6 Alasan Orang Maluku Utara Dinilai Paling Bahagia di Indonesia
Konten Terkait