Ini Alasan Generasi Muda Indonesia Takut Menyuarakan Pendapatnya
Masyarakat • 22 Januari 2026Sebanyak 32,52% pemuda Indonesia takut dicap sebagai provokator atau kriminal apabila mengutarakan pendapatnya
Sebanyak 32,52% pemuda Indonesia takut dicap sebagai provokator atau kriminal apabila mengutarakan pendapatnya
Sebanyak 22,36% pekerja muda overeducated atau bekerja di bawah kualifikasi pendidikannya akibat terbatasnya lapangan pekerjaan
Persentase pemuda Indonesia mencapai 23,5% pada 2025, turun 0,27% dari tahun lalu
Tingkat pengangguran terbuka pemuda Indonesia turun menjadi 11,78% pada 2025
Sebanyak 91% pemuda Indonesia menjadikan aktivitas hiburan sebagai tujuan utama penggunaan internet
Persentase pemuda belum kawin naik dari 59,82% pada 2020 menjadi 71,04% pada 2025, sementara angka kawin terus menurun
Sekitar 1 dari 4 pemuda Indonesia terjebak dalam kebiasaan merokok pada 2025
Pemuda lulusan pendidikan tinggi punya usia kawin yang lebih tua dibanding kelompok pendidikan lain, sebesar 24,44 tahun
Lampung punya persentase pemuda perokok tertinggi, mencapai 31,03% pada 2025.
Sebanyak 6,91% pemuda Indonesia berperan sebagai kepala rumah tangga pada 2025
Sebanyak 62,77% memiliki BPJS PBI, terbanyak dari jenis jaminan kesehatan lain
Isu berikutnya yang membuat anak muda marah adalah terkait kemiskinan (67%) dan ekonomi (62%).
Sekitar 3 dari 10 pemuda Lampung merokok, tertinggi dibanding provinsi lain pada 2025
Mayoritas pemuda Indonesia merupakan lulusan SMA/SMK sederajat pada 2025, mencapai 43,75%
Sebanyak 57,86% pemuda Indonesia menjadikan bekerja sebagai aktivitas utama, sementara yang lainnya masih bersekolah, pengangguran, dan mengurus rumah tangga
Papua Pegunungan jadi provinsi dengan TPT pemuda terendah, sebesar 3,06% pada 2025
Adapun 27,9% sisanya sudah kawin dan 1,04% cerai hidup/mati
Provinsi di timur Indonesia dominasi jajaran provinsi dengan persentase pemuda tertinggi 2025. Maluku di puncak dengan 27,03%
Skor keterampilan berbahasa Inggris anak muda Indonesia terus turun, dari 498 pada 2016 menjadi 416 pada 2025
Hanya 64,64% pemuda yang bekerja sesuai tingkat pendidikan, menandakan perlunya penanganan lebih lanjut oleh pemerintah.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook