Negara Pengekspor Kayu Tertinggi di Dunia 2024, Indonesia Peringkat Berapa?
Komoditas • 26 Agustus 2025Indonesia menjadi negara pengekspor kayu tertinggi ke-10 di dunia tahun 2024 dengan nilai ekspor mencapai US$3,97 miliar.
Indonesia menjadi negara pengekspor kayu tertinggi ke-10 di dunia tahun 2024 dengan nilai ekspor mencapai US$3,97 miliar.
Nilai ekspor nonmigas periode tahun 2015-2024 menunjukkan tren peningkatan yang signifikan
Nilai ekspor migas periode tahun 2015-2024 tercatat fluktuatif, dengan capaian tertinggi pada 2015
Tanjung Perak dan Tanjung Priok menjadi pelabuhan utama dengan aktivitas bongkar muat barang tersibuk di Indonesia pada Juni 2025.
Indonesia mengimpor 115 ribu metrik ton jeruk mandarin pada musim panen 2023/2024, tertinggi ke-8 di dunia
Nilai ekspor nonmigas Indonesia mengalami pertumbuhan 11,26% sepanjang 2020-2024.
BPS mencatat lima provinsi utama eksportir nikel di Indonesia menyumbang 99,99% dari total nilai ekspor nikel nasional pada tahun 2024
China menjadi negara tujuan utama ekspor nikel Indonesia dengan kontribusi yang dominan pada tahun 2024, jauh melampaui negara tujuan ekspor lain
BPS mencatat adanya penurunan ekspor batu bara dari lima provinsi asal produksi batu bara di Indonesia
BPS mencatat adanya penurunan ekspor batu bara dari Indonesia ke lima negara importir utama pada tahun 2024, yaitu China, India, Jepang, Filipina, dan Malaysia
BPS mencatat adanya tren positif ekspor nikel Indonesia periode 2020-2024
China menjadi negara utama yang mendominasi pasar ekspor lignit Indonesia pada 2023 dan 2024, jauh melampaui negara tujuan ekspor lain
BPS mencatat adanya dinamika fluktuatif ekspor batu bara dari Indonesia pada periode 2020-2024
BPS mencatat adanya peningkatan berat ekspor dan fluktuasi nilai ekspor lignit dalam lima tahun terakhir
Ekspor komoditas hasil pertambangan Indonesia cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pada tahun 2024
Nilai ekspor pulp kayu Indonesia pada tahun 2024 mencapai US$3,56 juta
BPS mencatat adanya penurunan nilai ekspor ke lima negara tujuan komoditas pertambangan Indonesia, yaitu China, India, Jepang, Korea Selatan, dan Filipina
Lampung menjadi satu-satunya provinsi utama eksportir minyak kelapa sawit yang mengalami pertumbuhan positif pada tahun 2024
Pada 2024, nilai dan berat ekspor udang hasil tangkap menjadi yang tertinggi dalam 5 tahun terakhir, mencapai 6,43 ribu ton senilai US$138,9 juta.
Nilai ekspor minyak kelapa sawit Indonesia capai US$22,9 miliar pada 2024, turun 8,65% tahunan
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook