Turis asal Swiss mencatat pengeluaran tertinggi di Indonesia sebesar US$2,19 ribu per kunjungan, hampir 58% lebih tinggi dari rata-rata wisman yang berada di US$1,39 ribu.
Menariknya, 9 dari 10 negara dengan belanja tertinggi berasal dari Eropa dan Amerika Utara, yang menunjukkan wisatawan jarak jauh cenderung datang dengan durasi lebih panjang dan budget lebih besar.
Sebaliknya, wisman dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia membelanjakan kurang dari US$710 per kunjungan, memberi sinyal bahwa volume turis besar belum tentu selalu sejalan dengan nilai belanja tertinggi.