Program makan bergizi gratis (MBG) sejak awal dicanangkan sebagai langkah intervensi untuk menekan prevalensi stunting pada balita dan mencetak generasi emas Indonesia.
Tingkat prevalensi stunting antarwilayah di Indonesia cukup beragam, dari yang terendah di Bali (8,7%) hingga yang tertinggi di Papua Pegunungan (40%).
Lantas, setelah 1,5 tahun program ini berjalan, bagaimana capaian program MBG dalam menyasar penurunan stunting terutama di daerah-daerah yang paling membutuhkan intervensi gizi?