Ekonomi dan Bisnis

Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya

Menurut BPS, Produksi beras 2025 menembus 34,71 juta ton, menciptakan surplus hingga ±4,77 juta ton, tanpa impor medium.

Daffa Shiddiq Al-Fajri Daffa Shiddiq Al-Fajri
9 Januari 2026 pukul 08.57 WIB
Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya - 1
Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya - 2
Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya - 3
Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya - 4
Apakah RI Layak disebut Swasembada Pangan pada 2026? Ini Datanya - 5

Lonjakan produksi beras 2025 yang menembus 34,71 juta ton tidak hanya menutup kebutuhan nasional, tetapi juga menciptakan surplus hingga ±4,77 juta ton, level yang jarang terjadi tanpa impor medium.

Menariknya, swasembada ini tercapai bersamaan dengan deflasi beras hingga 0,59% dan NTP konsisten di atas 124, sinyal bahwa stabilitas pasokan kali ini tidak mengorbankan kesejahteraan petani.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?