Kenaikan pada 2025 sendiri, menyoroti bahwa deforestasi banyak terjadi di area konsesi, kawasan hutan yang dikelola negara, serta wilayah yang didorong berbagai proyek pembangunan dan program pangan, energi, dan infrastruktur.
Angka ini disusun lewat kombinasi pemodelan spasial citra satelit Sentinel-2 resolusi 10 meter, inspeksi visual, alert bulanan University of Maryland, dan ground-truthing lapangan di puluhan lokasi lintas provinsi, jadi metodologinya memadukan pembacaan citra dan verifikasi langsung di lapangan.
Dalam rilisnya, Auriga juga mendorong perlindungan seluruh sisa hutan alam Indonesia, pengendalian revisi tata ruang, perluasan kawasan konservasi, serta insentif bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan korporasi yang menjaga hutan.