Selama ini Yogyakarta dikenal sebagai salah satu kota pendidikan terbaik di Indonesia. Kehadiran puluhan perguruan tinggi dengan aktivitas akademik yang tinggi turut memperkuat reputasi tersebut. Bahkan menurut survei GoodStats pada 2026, Yogyakarta terpilih sebagai kota favorit untuk pendidikan publik Indonesia.
Menurut data Science and Technology Index (SINTA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi kampus dengan skor SINTA tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
UGM juga jadi satu-satunya perguruan tinggi asal Yogyakarta yang berhasil menembus jajaran sepuluh besar nasional berdasarkan skor keseluruhan (overall score) SINTA.
UGM mencatat skor mencapai 5,17 juta poin, jauh melampaui perguruan tinggi lain di Yogyakarta. Angka tersebut bahkan lebih dari empat kali lipat skor kampus peringkat kedua, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang mengumpulkan 1,27 juta poin.
Posisi ini didukung oleh jumlah peneliti yang besar, kolaborasi internasional yang luas, serta tingginya produktivitas publikasi ilmiah yang dihasilkan setiap tahun.
Adapun peringkat ketiga ditempati Universitas Islam Indonesia (UII) dengan skor lebih dari 1 juta poin.
Baca Juga: Jumlah Sekolah Tinggi Lampaui Universitas di Indonesia 2025
Di urutan berikutnya terdapat UIN Sunan Kalijaga dengan skor 822 ribu. Kemudian ada Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang meraih 694 ribu poin dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan 647 ribu poin.
Berikutnya, UPN Veteran Jakarta mengisi peringkat ketujuh di DIY dengan 275 ribu, disusul Universitas Sanata Dharma (246 ribu), Universitas Alma Ata (197 ribu), dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (181 ribu).
Apa itu SINTA?
SINTA sendiri merupakan sistem yang dikembangkan pemerintah untuk mengukur kinerja penelitian dan publikasi akademik dosen maupun peneliti di Indonesia.
Skor yang dihasilkan tidak hanya mempertimbangkan jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga berbagai indikator lain seperti sitasi, produktivitas penelitian, reputasi jurnal, hingga kontribusi akademik yang dihasilkan sepanjang karier seorang peneliti.
Untuk itu, skor SINTA banyak digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat kekuatan riset dan produktivitas akademik sebuah perguruan tinggi.
Semakin tinggi skor yang dimiliki sebuah kampus, semakin besar pula kontribusi akademik yang berhasil dihasilkan oleh para dosen dan penelitinya.
Baca Juga: 10 Universitas Terbaik Dunia Menurut Times 2026, Ada Indonesia?
Sumber:
https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/affiliations
Penulis: Agnes Z. Yonatan