Survei Goodstats 2026: 10 Kota Pilihan Masyarakat Indonesia untuk Bekerja

Jabodetabek menempati posisi pertama sebagai kota pilihan responden untuk bekerja pada 2026.

Survei Goodstats 2026: 10 Kota Pilihan Masyarakat Indonesia untuk Bekerja Pemandangan Gedung Tinggi Jakarta | N Sopyan/Pexels
Ukuran Fon:

Indonesia memiliki berbagai daerah dengan karakteristik yang berbeda, baik dari letak geografis sampai range pendapatan. Beberapa kota besar sering kali menjadi tujuan para perantau untuk bekerja karena upahnya yang tinggi. Ada pula yang digemari karena infrastruktur kotanya yang mumpuni.

GoodStats melakukan survei Kota Pilihan Masyarakat Indonesia 2026 yang diikuti oleh 1.000 responden pada 10–19 April 2026. Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (55%) dengan 35% responden berusia 18–24 tahun. Responden paling banyak berasal dari Pulau Jawa (73%).

Survei tersebut mengungkap preferensi masyarakat Indonesia dalam memilih kota sebagai tujuan bekerja. Kawasan metropolitan terpantau masih menjadi tujuan utama para pencari kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama, meskipun daerah tersebut juga memiliki biaya hidup lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Wilayah Jabodetabek jadi pilihan untuk bekerja pada 2026 | GoodStats
Wilayah Jabodetabek jadi pilihan untuk bekerja pada 2026 | GoodStats

Wilayah Jabodetabek yang meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi menempati posisi teratas sebagai kota pilihan untuk bekerja dengan persentase 80%. Angka ini menunjukkan dominasi yang kuat dibandingkan daerah lainnya. Tidak dipungkiri, wilayah ini menjadi favorit untuk bekerja karena terdapat peluang kerja yang luas dengan sektor beragam, mulai dari perusahaan nasional hingga multinasional.

Posisi kedua diduduki oleh kawasan metropolitan terbesar kedua yaitu Gerbangkertosusila (54%) yang mencakup wilayah administratif Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Kawasan ini menjadi pusat ekonomi terbesar di Jawa Timur dan menjadi alternatif utama sebagai kota incaran responden selain Jabodetabek.

Selanjutnya, di urutan ketiga terdapat Bandung Raya (37%). Kota ini juga dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Indonesia, sehingga dapat menarik minat generasi muda untuk menetap melanjutkan karir setelah masa studinya. Selain itu, faktor suasa kota yang dikenal nyaman juga menjadi nilai tambah bagi para perantau.

Baca Juga: 45% Publik Indonesia Punya Pekerjaan Sampingan, Mengapa?

Sementara itu di luar Pulau Jawa, Kota Batam (32%) menjadi kota pilihan untuk bekerja selanjutnya yang memiliki selisih cukup tipis dengan Bandung, diikuti oleh Kota Medan (30%), Balikpapan (18%), dan Makassar (16%). Masing-masing daerah ini menjadi pusat industri strategis dan perdagangan dengan keunggulan yang berbeda.

Di Jawa Barat, terdapat wilayah metropolitan Purwasuka (12%) yang meliputi Purwakarta, Subang, dan Karawang. Adapun Semarang (8%) dan Pekanbaru (6%) menunjukkan persentase yang lebih kecil, namun tetap menjadi tujuan sebagian responden. Sisanya sebesar 10% memilih kota-kota lainnya.

Apa Alasannya?

Standar gaji tinggi menjadi alasan utama dalam memilih kota tujuan untuk bekerja
Standar gaji tinggi menjadi alasan utama dalam memilih kota tujuan untuk bekerja | Goodstats

Responden memiliki berbagai alasan dalam memilih preferensi kota untuk bekerja. Mayoritas memilih kota tujuan kerja karena standar gaji yang tinggi (62%). Hal ini menegaskan bahwa faktor pendapatan menjadi prioritas utama dalam mengambil keputusan. Selain itu, lapangan kerja luas dan menjanjikan (51%) juga menjadi pertimbangan penting karena berkaitan dengan stabilitas karir.

Alasan lain yang cukup tinggi yaitu markas beroperasinya banyak perusahaan (45%), di mana keberadaan pusat bisnis berpengaruh terhadap daya tarik suatu kota. Selain itu, banyaknya peluang usaha (35%) serta fasilitas umum dan transportasi yang memadai (33%) turut menjadi faktor pertimbangan yang tidak kalah penting.

Menariknya, terdapat faktor di luar ekonomi yang juga dipertimbangkan. Dalam memilih kota tujuan untuk bekerja, responden juga mempertimbangkan banyaknya pusat perbelanjaan (14%), terkesan dengan suasana kota (12%), serta lingkup pergaulan dan jejaring luas (10%). Meskipun persentasenya lebih kecil, tidak dipungkiri terdapat pergeseran preferensi responden yang tidak hanya mengutamakan aspek finansial, tetapi juga kualitas hidup.

Baca Juga: Rekan Kerja Jadi Faktor Kebahagiaan 77% Pekerja Indonesia

Sumber:

https://goodstats.id/publication/kota-pilihan-masyarakat-indonesia-2026-Oo4L5

Penulis: Alifia Ayu
Editor: Editor

Konten Terkait

Nilai Transaksi E-Commerce Indonesia Capai Rp487 Triliun pada 2024

Nilai transaksi e-commerce di Indonesia kembali naik pada 2024, mencapai Rp487 triliun.

70% Publik Indonesia Pilih Beli Baju Baru Buat Lebaran, Apa Alasannya?

Survei menunjukkan bahwa 70% responden lebih memilih membeli pakaian baru untuk Hari Raya. Simak alasan di balik tren ini dan alternatif lainnya!

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook