Statistik Pertahanan Indonesia U-23 vs Malaysia U-23, Merah Putih Jaga Rekor Nirbobol

Indonesia U-23 punya rekor tanpa kebobolan sejauh ini di ASEAN U-23 Championship 2025.

Statistik Pertahanan Indonesia U-23 vs Malaysia U-23, Merah Putih Jaga Rekor Nirbobol Dok.Timnas Indonesia, Pemain Indonesia U-23 merayakan kemenangan atas Filipina U-23 (18/7)
Ukuran Fon:

Indonesia U-23 bersiap menghadapi matchday ketiga grup A ASEAN U-23 Championship 2025. Di laga pemungkasnya Indonesia akan bertemu Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin (21/7).

 

Jelang laga ini, Merah Putih mengumpulkan poin enam dari dua matchday. Sementara Malaysia baru mendapatkan tiga poin dari dua laga grup A.

 

Dari dua laganya, Indonesia masih berhasil menjaga rekor nirbobol. Hal itu lebih baik ketimbang Malaysia yang dalam dua laganya kebobolan tiga gol.

 

Berdasarkan statistik Flashscore, Indonesia melakukan 43 tekel dari dua laga dengan 28 diantaranya sukses. Persentase tekel sukses Kadek Arel dkk pun mencapai 65,1 persen. Selain tekel, dalam dua laga pemain-pemain Indonesia juga membuat 21 clearances.

 

Di kubu Malaysia, Harimau Malaya itu membuat 26 tekel dari dua pertandingan dengan 19 diantaranya sukses. Persentase keberhasilan tekel pemain Malaysia mencapai 73 persen. Adapun untuk clearances pemain-pemain Malaysia membuat 25 clearances dari dua pertandingan.

 

Jelang laga ini, pelatih timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg mengatakan timnya tetap menginginkan victory saat menghadapi Malaysia. Vanenburg mengaku percaya diri dengan persiapan anak asuhnya, meski ada beberapa pemain yang masih dipantau kondisi kebugarannya.

 

"Saya ingin menang di setiap pertandingan. Saya tidak tahu siapa lawan kami (di babak) berikutnya, tapi saya juga ingin menang. Entah itu terjadi atau tidak, kami akan berjuang untuk itu," kata Vanenburg dikutip dari Antara.

Penulis: Tri Candra
Editor: Editor

Konten Terkait

Perbandingan Pendidikan STEM Indonesia vs ASEAN 2025

Studi Muda Bicara membedah perbandingan lulusan STEM ASEAN memakai indikator kuantitatif pendidikan, riset, dan serapan industri.

Warga Indonesia Habiskan 2,45 Miliar Jam Pakai Aplikasi AI 2025

Di Indonesia, waktu yang dihabiskan untuk menggunakan aplikasi AI sepanjang 2025 mencapai 2,45 miliar jam, naik 313% dari tahun lalu.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook