Statistik Jelang Manila Digger vs Dewa United, Produktivitas Tuan Rumah 6 Kali Lebih Gacor di Tiga Laga Terakhir

Dewa United akan bertemu tim asal Filipina Manila Digger buat pertama kalinya.

Statistik Jelang Manila Digger vs Dewa United, Produktivitas Tuan Rumah 6 Kali Lebih Gacor di Tiga Laga Terakhir Dok.DUBFC, Kapten Dewa United Ricky Kambuaya (kiri) jadi motor lini tengah timnya.
Ukuran Fon:

Indonesia masih memiliki satu wakil di kancah kompetisi Asia. Runner-up Liga 1 2024-2025 Dewa United bakal berlaga di perempat final AFC Challenge League 2025-2026 pekan ini.

 

Dewa United dijadwalkan akan bersua wakil Filipina Manila Digger di leg satu delapan besar Challenge League pada Kamis (5/3) di Rizal Memorial Stadium, Manila. Kemudian leg kedua bakal berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang Kamis (12/5) mendatang.

 

Perjumpaan antara Digger kontra Dewa United menjadi yang pertama buat keduanya. Namun Digger pernah bertemu klub Indonesia lain, yaitu Persib Bandung, di babak play-off AFC Champions League Two 2025-2026. Dan Digger kalah 1-2 oleh Persib (13/8).

 

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink dikutip dari situs resmi klub mengungkapkan bahwa timnya telah berada di Manila selama dua hari untuk melakukan aklimatisasi. Hal yang paling berbeda jelang laga lawan Digger menurutnya adalah kondisi lapangan.


“Kami akan bermain dalam kondisi yang berbeda yaitu di atas lapangan buatan. Namun, saya rasa dengan latihan dua hari semoga itu cukup untuk beradaptasi," tutur Jan Olde.

 

"Pertandingan ini berjalan dalam dua laga, jadi membuat pilihan strategi demi hasil pertandingan juga penting,” tambah pelatih asal Belanda itu.

 

Jelang laga ini, Digger tampil sedikit lebih stabil. Klub yang berdiri 2018 itu mencatatkan tiga kemenangan beruntun.

 

Angka produktivitas Digger juga luar biasa tajam di tiga laga terakhirnya. Yaitu menghasilkan 19 gol dan hanya kebobolan satu gol.

 

Dewa United sendiri dalam tiga laga mencatatkan dua kemenangan dan sekali kalah. Tim berjuluk Banten Warriors itu mencetak tiga gol dan kebobolan tiga gol.

 

Penulis: Tri Candra

Konten Terkait

Selat Hormuz Ditutup, Apa Dampaknya pada Ekonomi Dunia?

Apa jadinya jika Selat Hormuz ditutup? Jalur strategis ini memengaruhi harga minyak, inflasi, hingga stabilitas ekonomi global.

Prabowo Sepakati Tarif Dagang AS, Indonesia Akan Impor US$4,5 Miliar Produk Pertanian

Indonesia komitmen impor US$4,5 miliar produk pertanian AS hasil kesepakatan dagang, utamanya adalah produk kedelai, kapas, dan gandum.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook