Selain Singapura, Negara-Negara ini Juga Merupakan Pemberi Utang Terbesar Kepada RI

Singapura jadi negara pemberi utang terbesar mencapai 59,8 miliar dolar per Mei 2022. Lalu, negara mana saja yang merupakan kreditur terbesar Indonesia?.

Selain Singapura, Negara-Negara ini Juga Merupakan Pemberi Utang Terbesar Kepada RI Ilustrasi mata uang dolar AS | Javier Ghersi/Getty Images

Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI) Singapura menjadi negara pemberi utang terbesar ke Indonesia sejak sepuluh tahun berturut-turut sejak 2012. Nilai total pinjaman Indonesia ke Singapura tercatat senilai 59,8 miliar dolar pada Mei 2022. Meski nilainya turun 8,4 miliar dolar dibanding periode yang sama tahun lalu (yoy/year-on-year), porsi pinjaman tersebut masih mencapai 15 persen dari total ULN (Utang Luar Negeri) Indonesia.

BI melaporkan, posisi ULN Indonesia berkisar 406,3 miliar dolar pada Mei 2022, turun sebesar 0,9 persen dibanding bulan sebelumnya (month-to-month) senilai 409,5 miliar dolar. Penurunan ULN ini terpantau telah terjadi selama tiga bulan berturut-turut sejak Maret 2022.

Tren penurunan ULN terjadi seiring sejumlah seri Surat Berharga Negara (SBN) yang jatuh tempo pada Mei 2022 serta adanya pengaruh sentimen global yang memicu pergerakan investasi portofolio di pasar SBN domestik oleh investor nonresiden.

Jika dirinci menurut pihak peminjam, ULN swasta Mei 2022 yang berjumlah 209,4 miliar dolar mengalami kontraksi dibanding bulan sebelumnya senilai 210,8 miliar dolar. Penurunan juga tercatat pada ULN pemerintah yang berjumlah 188,2 miliar dolar per Mei 2022, turun 2,3 miliar dolar dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan, ULN bank sentral masih stagnan sebesar 8,7 miliar dolar dari bulan sebelumnya.

Lantas, negara mana saja yang merupakan pemberi utang terbesar ke Indonesia? Melansir BI, inilah 10 negara pemberi utang terbesar per Mei 2022.

Daftar 10 negara pemberi utang terbesar ke Indonesia per Mei 2022 | Goodstats

Singapura menjadi negara pemberi utang terbesar pada periode ini. Diikuti oleh Amerika Serikat (AS) yang menempati posisi kedua sebagai kreditur terbesar Indonesia. Nilai ULN dari kreditur AS berjumlah 34,8 miliar dolar atau setara dengan Rp517,8 triliun.

Adapun, Jepang menempati peringkat ketiga dengan total utang yang diberikan mencapai 25,1 miliar dolar atau senilai Rp374 triliun. Lalu, China menyusul dengan nilai pinjaman mencapai 21,7 miliar dolar atau Rp323,5 triliun pada bulan Mei 2022.

Di posisi keempat ada Hongkong dengan total pinjaman sebesar 17,5 miliar dolar atau berkisar Rp260,5 triliun. Korea Selatan dan Jerman menyusul dengan nilai utang yang diberikan masing-masing mencapai 6,2 miliar dolar dan 5,5 miliar dolar per Mei 2022.

Melansir CNBCIndonesia, ekonomi Indonesia diramal akan terus tumbuh dan ULN juga akan terus menurun seacara gradual. Lembaga pemeringkat asing Japan Credit Rating Agency (JCR) melaporkan, terdapat dampak positif dari lonjakan harga komoditas internasional serta pemulihan ekonomi nasional dan perbaikan postur fiskal.

JCR melihat, momentum pemulihan ekonomi Indonesia terpantau akan terus berlanjut. Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh melampaui 5 persen pada 2022. Ini terutama didukung oleh konsumsi swasta, investasi, serta ekspor yang didorong oleh kenaikan harga komoditas.

Penulis: Nada Naurah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Mengintip Pertumbuhan Instagram yang Agresif
Artikel Selanjutnya Indonesia Miliki Gunung Berapi Terbanyak di Dunia
Konten Terkait