Pulau Jawa Jadi Destinasi Favorit yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Indonesia

Terkendalinya pandemi, membangkitkan sektor pariwisata di Indonesia 2022. BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan dalam negeri mencapai 734,86 juta perjalanan

Pulau Jawa Jadi Destinasi Favorit yang Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan Indonesia Wisatawan Nusantara meningkat pada 2022 | Lifestylememori | Freepik

Sektor pariwisata pada tahun 2022 bangkit kembali seiring dengan semakin terkendalinya pandemi Covid-19. Pergerakan masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri juga turut meningkat.

Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, sektor pariwisata domestik Indonesia konsisten menunjukkan pemulihan pada 2022. BPS mencatat, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dalam negeri selama 2022 mencapai 734,86 juta perjalanan. Angka tersebut jelas tumbuh 19,82% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebanyak 613,30 juta perjalanan.

Jumlah perjalanan wisnus Indonesia sempat mengalami penurunan yang cukup drastis pada 2020. Hal ini terjadi karena adanya pembatasan mobilitas masyarakat dalam negeri akibat pandemi.

Namun, kunjungan wisnus mulai pulih seiring mulai menurunnya pandemi pada 2021 dan 2022. Hanya saja jumlahnya masih belum mampu menyamai masa pra-pandemi Covid-19 pada 2019 yang mencapai 722,16 juta perjalanan.

Selain itu dalam laporan BPS yang bertajuk Statistik Wisatawan Nusantara 2022, disebutkan bahwa pulau Jawa masih menjadi daerah tujuan paling favorit para pelancong dalam negeri. Yang mana perjalanan wisnus yang bertujuan ke pulau Jawa mencapai 75,49% dari total perjalanan wisnus di Indonesia.

Sejalan dengan provinsi asalnya, provinsi yang menjadi daerah tujuan utama wisnus 2022 yaitu provinsi Jawa Timur dengan 200,55 juta kunjungan. Jumlah tersebut setara dengan 27,29% dari total perjalanan wisnus. Jumlah ini mengalami peningkatan 26,07% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selanjutnya, Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi tujuan favorit wisnus dengan jumlah perjalanan masing-masing sebanyak 123,53 juta perjalanan dan 110,35 juta perjalanan.

Maksud utama perjalanan wisnus

Meski sempat mengalami penurunan akibat pandemi, pemulihan pariwisata nusantara pasca pandemi Covid-19 patut mendapatkan apresiasi. Dengan meningkatnya jumlah perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, tentu mampu mendongkrak perekonomian di Indonesia.

Mengutip dari laporan BPS yang didapat dari hasil survei digital wisatawan nusantara tahun 2022, dapat diketahui bahwa maksud utama wisnus melakukan perjalanan wisata didominasi oleh tujuan berlibur atau melakukan rekreasi yang sebesar 28,87%. Persentase ini meningkat 8,08 poin jika dibandingkan pada tahun 2021.

Selain untuk berlibur, perjalanna wisnus tahun 2022 juga didominasi untuk maksud mengunjungi teman juga keluarga yang sebesar 24,93%. Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, maksud perjalanan untuk mengunjungi teman juga keluarga mengalami penurunan sebesar 5,05 poin.

Maksud perjalanan yang juga cukup menonjol yaitu perjalanan untuk keperluan bisnis yaitu sebesar 20,02%. Ini meningkat 3,98 poin jika dibandingkan pada tahun 2021.

Jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi, pola perjalanan pada tahun 2022 mengalami perubahan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari perjalanan wisatawan nusantara untuk tujuan berlibur yang mengalami penurunan yang cukup drastis, yaitu sebesar 18,74 poin dibandingkan tahun 2019.

Penulis: Fitri Nur Hidayah
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Kunjungan Wisman 2023 Meningkat, Diprediksi Tembus 11 Juta?

Secara akumuluatif, jumlah kunjungan wisman ke tanah air dari Januari hingga November 2023 sudah mencapai 10,41 juta kunjungan.

Indeks Perjalanan Muslim Global 2023, Indonesia Peringkat Pertama Destinasi Ramah Muslim di Dunia

Perjalanan wisatawan Muslim global terus mengalami pemulihan pasca-pandemi, Indonesia dan Malaysia duduki peringkat pertama sebagai destinasi ramah Muslim.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook