Inilah Bahan Bakar dan Oli Pilihan Gen Z Tahun 2022

Berdasarkan Youth Choice Awards 2022 yang dirilis oleh Marketeers, berikut merupakan daftar bahan bakar kendaraan dan oli pilihan generasi Z.

Inilah Bahan Bakar dan Oli Pilihan Gen Z Tahun 2022 Ilustrasi mengisi bahan bakar kendaraan | Irondaru/Shutterstock

Marketeers kembali mengadakan Youth Choice Award 2022 yang memberikan apresiasi penghargaan terhadap merek-merek pilihan generasi Z dalam beberapa kategori. Pemilihan merek terfavorit didasarkan pada online voting yang diselenggarkakan pada tanggal 4 Januari hingga 28 Februari 2022.

Pada kategori produk bahan bakar, Pertamax jadi merek bahan bakar kendaraan pilihan generasi Z dengan perolehan medali emas. Kemudian disusul Pertalite di posisi ke-2 bahan bakar kendaraan pilihan generasi Z dan Pertamax Turbo berada di posisi ke-3.

Merek bensin dari Pertamina berhasil menyabet apresiasi medali emas, perak, dan perunggu dalam Youth Choice Award 2022, hal ini membuktikan eksistensi Pertamina sebagai pemasok bahan bakar kendaraan yang banyak dikenal luas oleh masyarakat khususnya dalam hal ini pada generasi Z.

Di sisi lain, Castrol menduduki peringkat pertama pelumas kendaraan roda dua pilihan generasi Z. Berikutnya, Federal Oil menyusul di peringkat ke-2 dan Endoro menempati posisi ke-3.

Pemerintah telah menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi sejak 1 April 2022. Untuk BBM dengan Research Octane Number (RON) 92 yakni Pertamax, kenaikan harga bensin ini kini mencapai Rp12.500 per liter.

Meskipun mengalami kenaikan harga, temuan hasil survei dari Jakpat menunjukkan bahwa mayoritas responden memilih untuk tetap menggunakan Pertamax, baik pada pengendara mobil maupun motor.

Pada pengendara mobil, persentasenya sebesar 58 persen sementara pada pengendara motor berselisih tipis dengan persentase sebesar 54 persen. Umumnya pengguna BBM Pertamax berjenis kelamin laki-laki.

Pertamax lebih cenderung digunakan oleh responden yang telah berkeluarga dibandingkan yang masih berstatus lajang. Sementara bila meninjau status sosioekonomi responden, mayoritas pengguna Pertamax pada pemilik mobil memiliki status sosiekonomi lebih tinggi dan pada pemilik sepeda motor mayoritas berasal dari latar belakang status sosiekonomi menengah.

Beberapa opsi lainnya yang dipilih responden menanggapi kenaikan harga Pertamax di antaranya ialah membatasi mobilitas, mengganti ke BBM dengan harga lebih terjangkau, mengurangi jumlah kendaraan yang beroperasi, berpindah menggunakan ojek online, dan lain sebagainya.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Pakaian Jadi Barang yang Paling Sering Dibeli Masyarakat Indonesia Ketika Belanja Online
Artikel Selanjutnya Indonesia Jadi Negara Pemilik Bandara Terbanyak di Asia 2022
Konten Terkait