Apa Jenis Minuman Favorit Masyarakat Indonesia di Tahun 2022?

Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengonsumsi minuman rasa dalam kurun waktu setidaknya 6 bulan terakhir, baik minuman sachet, siap saji, dan dari kafe.

Apa Jenis Minuman Favorit Masyarakat Indonesia di Tahun 2022? Ilustrasi minuman rasa | benjamas11/Shutterstock

Tren kuliner terus bertumbuh, begitu juga aneka ragam jenis minuman yang terus dikembangkan. Pertumbuhannya terlihat dari banyaknya pelaku bisnis usaha minuman yang terus berkembang, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Sebuah survei dilakukan oleh Jakpat untuk menganalisis perilaku atau kebiasaan masyarakat Indonesia terhadap konsumsi minuman rasa. Survei ini diikuti oleh 2.732 responden dari seluruh Indonesia. Periode survei berlangsung dari tanggal 14 hingga 16 Maret 2022.

Sebesar 99 persen responden mengungkapkan bahwa mereka mengonsumsi minuman rasa dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Kemudian dari responden tersebut, 97 persen di antaranya mengonsumsi minuman rasa dalam kurun watu tiga bulan terakhir.

Mayoritas responden, yakni sebesar 79 persen mengonsumsi minuman rasa dalam kemasan sachet dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Sisanya mengonsumsi minuman rasa siap saji (64 persen) dan minuman rasa dari kafe maupun restoran (37 persen).

Kopi, susu, dan susu teh minuman rasa yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dalam 3 bulan terakhir. Lebih lanjut, kopi sendiri cenderung lebih sering dikonsumsi secara rutin, dibandingkan jenis minuman rasa lainnya.

Jenis minuman rasa yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia tahun 2022 | GoodStats

Adapun 60 persen responden mengonsumsi kopi dalam kurun waktu 6 bulan terakhir dan 40 persen di antaranya dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Sementara itu, susu dikonsumsi 59 persen responden dalam kurun waktu 6 bulan terakhir dan 23 persen dalam 3 bulan terakhir. Disusul teh yang dikonsumsi oleh 58 persen responden dalam kurun waktu 6 bulan terakhir dan 23 persen dalam 3 bulan terakhir.

Di sisi lain, sebagian besar responden cenderung mengonsumsi minuman rasa dengan tingkat kemanisan normal dan gula lebih sedikit. Persentase responden yang mengonsumsi minuman rasa dengan kadar manis normal mencapai 69 persen dan responden yang mengonsumsi minuman rasa dengan kadar gula lebih sedikit ialah sebesar 51 persen.

Sisanya, sebesar 9 persen responden memilih untuk menambahkan gula dalam minuman rasa dan 11 persen responden cenderung mengonsumsi minuman rasa tanpa ditambah gula sedikit pun.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya 2.500 Kilometer Jalan Tol Siap Layani Puncak Lalu Lintas Mudik 2022
Artikel Selanjutnya Topik yang Sering Didiskusikan Masyarakat Jelang Idulfitri
Konten Terkait