Ada Film Korea, Inilah Pemenang Best Picture Oscar Tiap Tahun

Kategori "Best Picture" pada Oscar kerap menjadi penghargaan tertinggi di industri perfilman.

Ada Film Korea, Inilah Pemenang Best Picture Oscar Tiap Tahun Ilustrasi Oscar. Photo by Freepik

Setiap tahunnya, The Academy Awards atau biasa dikenal dengan nama Oscar menghelat penghargaan atas pencapaian artistik dan teknis untuk industri film. Salah satu penghargaan utama pada perhelatan tersebut adalah “Best Picture” atau film terbaik di tahun tersebut.

Penghargaan “Best Picture” dari Oscar dapat menjadi salah satu tolak ukur bagaimana industri perfilman berkembang. Lantas, berikut pemenang “Best PictureOscar untuk lima tahun terakhir.

 

2024 - Oppenheimer

Ilustrasi Film Oppenheimer. Photo by IMDb
Ilustrasi Film Oppenheimer. Photo by IMDb

Di paruh kedua tahun 2023, dunia sinema dihebohkan dengan perilisan film Oppenheimer. Film besutan Christopher Nolan ini berlatar pada Perang Dunia II, di mana seorang fisikawan bernama J. Robert Oppenheimer ditugaskan untuk mengerjakan Proyek Manhattan, yaitu mengembangkan dan merancang bom atom.

Oppenheimer lantas menjadi salah satu film tersukses di tahun 2023, yang mana terlihat dari antusias penonton untuk melihat lakon Cillian Murphy dan kawan-kawan. Bahkan, kepopuleran film Oppenheimer menimbulkan fenomena budaya baru bernama “Barbenheimer”. Fenomena ini terjadi saat perilisan dua film populer, yaitu Barbie dan Oppenheimer yang mendorong pecinta sinema untuk menonton kedua film tersebut secara bersamaan.

Kesuksesan Oppenheimer turut mengantarkan film ini sebagai pemenang “Best Picture” untuk Oscar 2024. Oppenheimer berhasil mengalahkan sejumlah film terbaik lainnya, yaitu Barbie, American Fiction, Poor Things, Past Lives, Anatomy of a Fall dan The Zone of Interest.

 

2023 - Everything Everywhere All at Once

Ilustrasi Film Everything Everywhere All at Once. Photo by IMDb
Ilustrasi Film Everything Everywhere All at Once. Photo by IMDb

Pecinta sinema, khususnya penikmat film-film lawas tentu sudah tidak asing lagi dengan Michelle Yeoh. Aktris kondang ini menjadi salah satu bintang utama pada film Everything Everywhere All at Once, di mana ia beradu peran dengan aktor Ke Huy Quan, Jamie Lee Curtis dan Stephanie Hsu.

Film Everything Everywhere All at Once sendiri menceritakan seorang imigran Tiongkok yang terseret ke dalam sebuah petualangan untuk menghubungkan berbagai versi dirinya dari alam semesta lain untuk menghentikan seseorang yang berniat merusak multiverse.

Alur cerita serta eksekusi yang unik, ditambah nama-nama pemeran berkualitas lantas menjadikan film Everything Everywhere All at Once sebagai pemenang “Best Picture” di Oscar 2023. Film besutan Daniel Kwan dan Daniel Scheinert ini berhasil unggul dari nomine-nomine lain seperti Avatar: The Way of Water, Top Gun: Maverick, Elvis dan Woman Talking.

 

2022 - CODA

Ilustrasi Film CODA. Photo by IMDb
Ilustrasi Film CODA. Photo by IMDb

CODA keluar sebagai pemenang kategori “Best Picture” pada Oscar 2022.

CODA sendiri merupakan sebuah singkatan dari child of deaf adults, yaitu istilah untuk anak dengar dari orang tua Tuli. Film CODA merupakan salah satu media untuk kampanye deaf awareness serta bahasa isyarat kepada masyarakat yang masih awam terkait teman tuli.

Film besutan Sian Heder ini menceritakan kisah seorang perempuan bernama Ruby, satu-satunya anak yang dapat mendengar di antara anggota keluarga lainnya (CODA). Film ini berfokus kepada rasa bimbang Ruby yang ingin mengejar mimpinya untuk berkuliah di Berklee College of Music namun takut untuk meninggalkan orang tuanya yang punya kekurangan pendengaran.

Pada Oscar 2022, film CODA berhasil mengalahkan nomine lain seperti Don't Look Up, Dune: Part One dan Nightmare Alley.

 

2021 - Nomadland

Ilustrasi Film Nomadland. Photo by Entertainment Weekly
Ilustrasi Film Nomadland. Photo by Entertainment Weekly

Tahun 2021 nampaknya menjadi tahun yang membahagiakan untuk Chloé Zhao. Pasalnya, salah satu karyanya, film “Nomadland” berhasil meraih penghargaan “Best Picture” di The Academy Award.

Film “Nomadland” merupakan dokumenter hasil adaptasi buku nonfiksi tahun 2017 yang berjudul “Nomadland: Surviving America in the Twenty-First Century”. Film ini menceritakan tentang perjalanan seorang wanita berusia enam puluhan yang mengadopsi gaya hidup nomaden atau berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Wanita tersebut hidup sebagai pengembara yang tinggal di van dan berkelana di Amerika Barat.

Nomadland berhasil mengalahkan film-film lainnya, seperti Mank, Minari, Promising Young Woman dan Sound of Metal.

 

2020 - Parasite

Ilustrasi Film Parasite. Photo by IndieWire
Ilustrasi Film Parasite. Photo by IndieWire

Industri perfilman Korea patut berbangga atas pencapaian salah satu filmnya yang mendapatkan penghargaan “Best Picture” tahun 2020 dari The Academy Award. Film dengan judul Parasite besutan Bong Joon-Ho bahkan berhasil mengalahkan film-film lainnya seperti Joker, Little Woman, 1917 dan Ford v Ferrari.

Beberapa pengamat film menyebutkan bahwa salah satu alasan terbesar Parasite bisa memenangkan “Best Picture” 2020 adalah karena dapat mengeksekusi alur cerita kelam menjadi komedi sehingga disukai banyak orang. Melalui satir dan dark comedy, isu kesenjangan sosial yang menjadi permasalahan global dapat diolah menjadi film yang mudah ‘dicerna’ oleh penonton tanpa adanya efek ‘dramatisasi’.

Selain membawa pulang piala “Best Picture“, Bong Joon-Ho juga menjadi sutradara Korea Selatan pertama yang memenangkan penghargaan “Best Director” atau sutradara terbaik.

Penulis: Almas Taqiyya
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Berapa Tarif Transportasi Publik di Dunia?

Sejumlah negara ini mematok tarif transportasi publik yang cukup mahal dibandingkan Indonesia, negara mana saja?

5 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia

Kekuatan militer merupakan hal wajib yang harus di miliki suatu negara untuk mempertahankan kemerdekaan suatu negara dari serangan eksternal maupun internal.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook
Student Diplomat Mobile
X