5 Merek Minuman Bersoda Favorit Masyarakat Indonesia 2022

Minuman bersoda kerap jadi primadona banyak orang di Indonesia melalui sensasi menggelitik dan segar yang diberikan saat meneguk minuman satu ini.

5 Merek Minuman Bersoda Favorit Masyarakat Indonesia 2022 Ilustrasi minuman bersoda | benjamas11/Shutterstock

Minuman soda kerap kali menjadi pilihan penyegar dahaga bagi banyak orang. Minuman satu ini disukai oleh berbagai kalangan sebab cocok diminum dalam keadaan apapun.

Usut punya usut, minuman bersoda pertama di Indonesia justru merupakan buatan lokal dengan merek Badak. Merek minuman bersoda satu ini berasal dari Pematang Siantar, Sumatra Utara. Hadir sejak tahun 1920-an, soda Badak terbuat dari air, karbon dioksida (CO2), garam, sodium, dan sulfatrinasius.

Memberikan sensasi menggelitik tenggorokan yang segar, minuman ini begitu dicari dan tersedia di sejumlah rumah makan Medan di Jakarta melalui menu Susu Badak atau yang kini populer dengan istilah susu soda gembira. Campuran susu kental manis dengan soda merek Badak ditambah es batu menyuguhkan rasa yang manis dan segar.

Setelah itu, berbagai merek minuman bersoda internasional mulai masuk ke Indonesia dan industri ini kian bersaing ketat di pasar tanah air.

Adapun Top Brand Index (TBI) pada tahun 2022 merilis hasil penilaian terhadap berbagai merek salah satunya merek minuman bersoda favorit masyarakat Indonesia. Berdasarkan skor TBI, berikut merupakan daftar 5 merek minuman bersoda yang jadi primadona di tanah air.

5 merek minuman bersoda favorit masyarakat Indonesia tahun 2022 | GoodStats

1. Coca-Cola

coca cola can on black background
Coca-Cola | Jeanson Wong/Unsplash

Coca-Cola berhasil menduduki peringkat pertama minuman bersoda favorit masyarakat Indonesia dengan raihan skor TBI sebesar 37,3 persen pada tahun 2022. Coca-Cola merupakan merek minuman bersoda internasional pertama yang masuk ke Indonesia sejak tahun 1927 silam.

Botol pertama Coca-Cola kala itu diimpor oleh seorang insinyur Belanda bersama de Koenig. Coca-Cola kemudian diproduksi secara lokal sejak tahun 1932 oleh pembotolan De Water Nederlands Indische Mineral Fabriek di Batavia, Indonesia.

Adapun merek minuman bersoda legendaris ini telah hadir sejak 8 Mei 1886 yang pertama kali disuguhkan oleh ahli farmasi Dr. John Pemberton di Jacob’s Pharmacy, Atlanta.

2. Fanta

fanta orange can on brown wooden table
Fanta | Brett Jordan/Unsplash

Sementara itu posisi ke-2 diraih oleh Fanta dengan raihan skor TBI sebesar 31,9 persen. Fanta pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1973. Kehadiran Fanta semakin meramaikan pasar minuman bersoda di tanah air.

Fanta diproduksi di bawah naungan The Coca-Cola Company. Adapun di Indonesia merek minuman bersoda satu ini memiliki slogan “Jadi Lebih Berasa” sebagaimana Fanta hadir dalam berbagai varian rasa buah seperti stroberi, jeruk, anggur.

Fanta pertama kali diperkenalkan di Jerman pada tahun 1940 silam sebagai alternatif sulitnya impor Coca-Cola kala itu selama Perang Dunia II akibat embargo perdagangan.

3. Sprite

Sprite | Nutrition Facts & Ingredients | Coca-Cola GB
Sprite | coca-cola.co.uk

Masih berada satu naungan di bawah The Coca-Cola Company, Sprite berhasil menempati posisi ke-3 merek minuman bersoda favorit masyarakat Indonesia tahun 2022. Adapun raihan skor TBI merek Sprite ialah sebesar 17,6 persen.

Sprite merupakan minuman bersoda rasa lemon dan jeruk nipis yang memberikan sensasi asam serta menyegarkan. Sprite diakuisisi oleh The Coca-Cola Company sekitar tahun 1960 silam. Adapun Sprite pertama kali dikembangkan di Jerman Barat pada tahun 1959.

Di Indonesia, Sprite diproduksi pada tahun yang sama dengan Fanta yakni tahun 1973. Saat ini, Sprite hadir dengan slogan “Nyatanya Nyegerin”.

4. Big Cola

Produsen Minuman Soda Big Cola Terancam Pailit
Big Cola | big-cola.com

Posisi ke-4 minuman bersoda favorit masyarakat Indonesia diraih oleh Big Cola dengan skor TBI sebesar 6,6 persen pada tahun 2022.

Big Cola pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2010 sebagai kompetitor Coca-Cola. Big Cola diproduksi oleh PT AJE Indonesia yang merupakan bagian dari AJE Group. AJE Group sendiri berbasis di Lima, Peru.

Kehadiran Big Cola sempat menguasai sekitar 45 persen pasar minuman bersoda di tanah air pada masa awal peluncurannya. Sayangnya, perusahaan Big Cola sempat terancam pailit pada tahun 2018 silam.

5. Pepsi

Goodbye Pepsi, Ada Apa dengan Indofood?
Pepsi | cnbcindonesia.com

Terakhir, Pepsi menduduki posisi ke-5 minuman bersoda primadona masyarakat Indonesia menurut survei Top Brand Index tahun 2022. Skor TBI yang ditorehkan oleh merek Pepsi ialah sebesar 5,8 persen.

Meskipun sudah putus kontrak dengan PepsiCo Amerika Serikat dan tidak diproduksi di Indonesia sejak tahun 2019 lalu, nyatanya merek minuman bersoda satu ini merupakan salah satu yang banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia pada masanya.

Di Indonesia, Pepsi dulunya diproduksi oleh PT Pepsi-Cola Indobeverages yang pabriknya berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat dan didistribusikan oleh PT Anugerah Indofood Barokah Makmur.

Adapun PT Pepsi-Cola Indobeverages memproduksi sejumlah merek minuman bersoda antara lain Pepsi, 7 Up, Mirinda, Gatorade, Tropicana Twister, Tehkita, hingga Fruitamin.

==

Mari menjadi bagian responden survei GoodStats mengenai "Preferensi Fashion Masyarakat Indonesia" dengan mengisi link survei berikut.

bit.ly/FesyenGoodstats

Hadiah saldo eMoney bagi responden terpilih

 

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya Didominasi Afrika, Ini Daftar Negara dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi 2021
Artikel Selanjutnya BUMN Kian Ramping, Laba Bersih Melonjak Naik
Konten Terkait