Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap industri media secara fundamental melalui fenomena konvergensi media. Proses ini menyatukan berbagai platform komunikasi mulai dari media cetak, siaran, hingga telekomunikasi ke dalam satu ekosistem digital yang terintegrasi.
Dampaknya, terjadi pergeseran masif pada perilaku masyarakat dalam mengakses informasi, di mana media konvensional kini beralih ke platform digital. Media online hadir memberikan efisiensi, kecepatan akses secara real-time, serta fleksibilitas yang memungkinkan audiens mengonsumsi berita kapan saja dan di mana saja melalui perangkat gawai mereka.
Laporan Digital 2026 Mid-Year Global Update Report dari DataReportal dan Global Web Index (GWI) yang dirilis pada April 2026 memetakan bagaimana tingkat konsumsi serta minat masyarakat global terhadap berita di era digital ini. Berikut sepuluh negara dengan tingkat konsumsi berita melalui media online tertinggi.
10 Negara dengan Konsumsi Berita Online Tertinggi
Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Ke-2 Paling Percaya Media 2026
Sebanyak 75,7% pengguna internet berusia 16 tahun ke atas tercatat mengonsumsi berita melalui saluran digital setiap minggunya. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna internet di dunia sudah mengandalkan media online untuk memperbarui informasi mereka.
Ditinjau menurut negaranya, Nigeria menduduki posisi pertama dengan persentase mencapai 98,2%, menjadikannya negara dengan penetrasi konsumsi berita digital tertinggi di antara wilayah lainnya. Maroko membuntuti dengan 93,0%, disusul erat oleh Kenya di peringkat ketiga dengan angka 92,5%. Yunani berada di urutan keempat dengan raihan 90,4%, disusul oleh Brasil dengan 88,2%.
Lebih lanjut, Indonesia ternyata berhasil masuk ke dalam jajaran sepuluh besar dunia, tepatnya menduduki peringkat keenam. Di Indonesia, tercatat sebanyak 87,9% pengguna internet aktif mengakses berita melalui media digital setiap minggunya. Angka ini menempatkan Indonesia di atas Portugal yang berada di posisi ketujuh dengan 87,5%.
Sementara itu, tiga posisi terbawah yang menggenapi daftar sepuluh besar ini diisi oleh Norwegia dengan 84,8%, Serbia sebesar 84,4%, dan Filipina dengan 83,3%.
10 Negara dengan Minat terhadap Berita dan Isu Terkini Tertinggi
Meskipun akses terhadap media online tergolong tinggi di berbagai negara, tingkat ketertarikan atau minat murni masyarakat terhadap berita dan isu-isu terkini (tanpa memandang saluran penyampaiannya) menunjukkan pola grafik yang cukup berbeda. Secara global, rata-rata minat pengguna internet terhadap berita berada di angka 40,4%.
Ghana memimpin daftar ini dengan tingkat ketertarikan masyarakat terhadap berita mencapai 75,6%. Angka ini terpaut cukup jauh dari posisi kedua yang ditempati oleh Rusia dengan persentase sebesar 53,6%. Nigeria berada di peringkat ketiga dengan tingkat minat sebesar 52,7%, disusul oleh Spanyol dengan 51,4% dan Swedia dengan 51,4%.
Selanjutnya, Maroko menempati urutan keenam dengan persentase 51,0%, disusul Austria dengan 50,7% dan Jerman sebesar 50,2%. Kanada berada di peringkat kesembilan dengan persentase minat 49,9%. Tailan menutup daftar sepuluh besar global dengan persentase sebesar 49,7%.
Pada kategori minat ini, Indonesia berada sedikit di luar sepuluh besar, tepatnya di peringkat ke-11 dengan persentase ketertarikan masyarakat terhadap berita sebesar 49,6%. Angka minat Indonesia tersebut masih berada di atas rata-rata internasional.
Metodologi
Secara metodologi, analisis perilaku belanja dalam laporan DataReportal ini didasarkan pada survei daring berskala besar hasil kerja sama dengan GWI (Global Web Index) sepanjang Kuartal IV 2025.
Survei ini menyasar pengguna internet berusia 16–64 tahun dengan sampel yang representatif secara demografis di setiap negara guna menjamin validitas data. Untuk menyusun basis data pengguna internet secara akurat, DataReportal juga melakukan triangulasi data dari berbagai lembaga terpercaya dunia seperti ITU, GSMA Intelligence, Eurostat, dan Google.
Baca Juga: Gen Z Paling Rajin Konsumsi Media, Daya Fokus Paling Rendah
Sumber:
https://datareportal.com/reports/digital-2026-mid-year-global-update-report
Penulis: Anggia Leksa
Editor: Editor