GoodStats
Pencarian
Masuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Sibuk di Asia Tenggara 2022

Dari daftar 10 maskapai penerbangan tersibuk di Asia Tenggara 2022 yang dirangkum oleh OAG, 3 di antaranya merupakan maskapai penerbangan asal Indonesia.

10 Maskapai Penerbangan Paling Sibuk di Asia Tenggara 2022 Maskapai penerbangan Lion Air | Southtownboy Studio/Shutterstock

Asia Tenggara mencatatkan kapasitas penumpang sebanyak 30.245.726 kursi baik dari penerbangan domestik maupun internasional pada September 2022. Angka ini perlahan-lahan memulih pasca dibukanya kembali berbagai rute penerbangan domestik dan internasional sebagai dampak meredanya pandemi Covid-19 di berbagai negara.

Berdasarkan data dari Official Airline Guide (OAG), Lion Air berhasil mencatatkan rekor sebagai maskapai penerbangan tersibuk di Asia Tenggara. Per September 2022, kapasitas penumpang Lion Air telah mencapai angka 3.782.653 kursi.

10 maskapai penerbangan tersibuk di Asia Tenggara per September 2022 | GoodStats

Lion Air sendiri merupakan maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier) yang berpangkalan pusat di Jakarta, Indonesia. Beroperasi sejak 30 Juni 2000, Lion Air menjadi maskapai swasta terbesar di Indonesia yang melayani berbagai rute penerbangan baik domestik maupun internasional.

Adapun Vietnam Airlines menempati posisi ke-2 dengan raihan 2.450.167 kursi penumpang sepanjang September 2022. Vietnam Airlines terbentuk pada tahun 1956 yang kemudian diresmikan sebagai badan usaha milik negara pada April 1989.

Posisi ke-3 kembali diraih oleh maskapai penerbangan asal Vietnam yakni Vietjet dengan total 2.299.020 kursi penumpang pada September 2022. Sama halnya dengan Lion Air, Vietjet merupakan salah satu maskapai penerbangan internasional bertarif rendah (LCC).

Sementara itu, posisi ke-4 diraih oleh AirAsia dengan raihan kapasitas penumpang sebanyak 1.845.662 kursi dan posisi ke-5 diraih oleh Cebu Pacific Air dengan 1.641.422 kursi penumpang per September 2022.

Secara berurutan di posisi ke-6 hingga ke-10 diraih oleh Batik Air (1.530.000 kursi), Singapore Airlines (1.125.102 kursi), Thai AirAsia (1.122.480 kursi), Philippine Airlines (1.106.180 kursi), dan Citilink (1.015.980 kursi).

Adapun 3 maskapai yang masuk dalam daftar merupakan maskapai penerbangan yang didirikan di Indonesia. Selain Lion Air, ada Batik Air yang masih satu perusahaan dengan Lion Group dan Citilink yang merupakan maskapai LCC di bawah naungan Garuda Indonesia Group.

Temuan lain survei ini mengungkapkan bahwa Batik Air dan Lion Air masing-masing menambahkan 129 ribu dan 113 ribu kursi penumpang pada September 2022. Tingkat kesibukan kedua maskapai ini juga terhitung melampaui capaian pada September 2019 dengan raihan persentase 115 persen untuk Batik Air dan 112 persen untuk Lion Air.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya 5 Provinsi dengan Angka Harapan Hidup Tertinggi di Indonesia
Artikel Selanjutnya Catatan Apik Shin Tae-Yong Selama Melatih Indonesia
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook