10 Kota Paling Maju di Luar Jawa 2025

Kota Banjarmasin jadi kota paling maju di luar Jawa pada 2025 dengan skor 4,35.

10 Kota Paling Maju di Luar Jawa 2025 Menara Pantau Siring | PPID Kota Banjarmasin
Ukuran Fon:

Perkembangan kota-kota di luar Pulau Jawa dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang semakin signifikan. Tidak lagi hanya berpusat di Jawa, pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta adopsi teknologi kini mulai merata ke berbagai wilayah di Indonesia. Kota-kota di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali dan Nusa Tenggara semakin menunjukkan perannya sebagai motor baru pertumbuhan nasional.

Pada 2025, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali merilis indeks daya saing daerah (IDSD) sebagai instrumen pengukuran strategis untuk menilai produktivitas dan daya saing daerah secara komprehensif.

Tahun ini, pengukuran indeks daya saing daerah turut mengacu pada metode pengukuran Global Competitiveness Index (GCI) dan World Economic Forum (WEF). 

Adapun indeks daya saing daerah ini mengukur produktivitas dan kemajuan daerah berdasarkan empat komponen utama, yakni sumber daya manusia, pasar, ekosistem inovasi, dan lingkungan pendukung.

Keempat komponen tersebut diuraikan ke dalam 12 pilar yang masing-masing memiliki indikator terukur. Hal ini bertujuan untuk memastikan skor yang diperoleh tidak parsial. Skor berada pada skala maksimal 5, yang berarti indeks daya saingnya tertinggi.

Kota Paling Maju di Luar Jawa 2025

Kota paling maju di luar Jawa 2025 | GoodStats
Kota paling maju di luar Jawa 2025 | GoodStats

Baca Juga: Kota Paling Maju di Luar Jawa 2024

Menurut penemuan BRIN, Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan terpilih sebagai kota paling maju di luar Jawa pada 2025, dengan skor mencapai 4,35. Secara nasional, Banjarmasin bertengger di peringkat keempat. 

Kota Seribu Sungai ini meraih skor sempurna di beberapa indikator, mulai dari transparansi anggaran, sistem pemerintahan berbasis elektronik, kinerja instansi pemerintah, kualitas infrastruktur jalan, kualitas infrastruktur bandara, hingga rata-rata lama sekolah.

Kota Medan di Sumatra Utara dan Kota Samarinda di Kalimantan Timur berada di posisi kedua dengan masing-masing skor 4,32, diikuti Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat dengan 4,26 poin. Kembali ke Sumatra, Kota Padang jadi kota paling maju kelima dengan skor mencapai 4,25.

Sementara itu, Kota Pekanbaru di Riau meraih skor 4,24, diikuti Kota Gorontalo dengan skor serupa. Kota Manado (Sulawesi Utara), Kota Palembang (Sumatra Selatan), dan Kota Denpasar (Bali) sama-sama meraih skor 4,23, melengkapi daftar sepuluh kota paling maju di luar Jawa pada 2025.

Mayoritas kota paling maju di luar Jawa berasal dari Pulau Sumatra, dengan total empat kota di dalamnya, yakni Medan, Padang, Pekanbaru, dan Palembang. Kalimantan dan Sulawesi sama-sama menyumbang dua kota. Kalimantan diwakili Banjarmasin dan Samarinda, sedangkan Sulawesi diwakili Gorontalo dan Manado.

Sebaran ini menegaskan bahwa kemajuan kota-kota di seluruh wilayah Indonesia semakin merata, meski memang masih cenderung berfokus di wilayah Jawa. Ke depan, kota-kota di atas memiliki peluang besar untuk semakin memperkuat posisinya dalam peta pembangunan nasional. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin kota-kota ini akan menjadi pusat pertumbuhan baru yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah global.

Baca Juga: Kota Paling Maju di Jawa 2024

Sumber:

https://s.brin.go.id/m/publikasiIDSD

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Populasi Ikan Sapu-Sapu Meledak, Mengapa Disebut Hama di Perairan Indonesia?

Mengapa ikan sapu-sapu disebut hama? Temukan fakta di balik pertumbuhan populasinya dan dampaknya bagi ekosistem.

Parenting VOC: Pola Asuh Keras Zaman Dulu, Masih Relevan atau Sudah Usang?

Parenting VOC dikenal sebagai gaya asuh yang keras dan disiplin. Namun, apakah masih relevan di masa kini? Simak pembahasannya di sini.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook