Jawa Barat tidak hanya kaya akan pesona alamnya, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya lokal yang adiluhung. Salah satu bentuk kepedulian dalam menjaga eksistensi kekayaan tersebut adalah melalui penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb).
Berbeda dengan warisan budaya benda yang berwujud fisik seperti candi atau situs bersejarah, WBTb berfokus pada tradisi hidup, ekspresi lisan, seni pertunjukan, adat istiadat, hingga kemahiran kerajinan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi sebagai identitas masyarakat Sunda maupun masyarakat Jawa Barat pada umumnya.
Berdasarkan data terbaru dari Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat diperbarui Juni 2026 dalam berkas peta persebaran WBTb, terdapat dominasi kuat dari wilayah timur laut Jawa Barat, khususnya wilayah Cirebon Raya, disusul oleh berbagai daerah lainnya.
Cirebon Jadi Wilayah dengan Warisan Tak Benda Terbanyak di Jawa Barat
Baca Juga: Indonesia Ajukan 3 Warisan Budaya ke UNESCO 2026, Total 19 Warisan Akan Terdaftar
Kabupaten Cirebon sukses menduduki peringkat pertama sebagai wilayah dengan penyumbang WBTb terbanyak di Jawa Barat dengan total 15 karya budaya. Wilayah yang kental dengan perpaduan budaya Jawa, Sunda, dan pengaruh Islam-Tionghoa ini dikenal memiliki akar tradisi yang sangat kuat. Ragam WBTb di wilayah ini mencakup seni pertunjukan ikonik seperti Wayang Kulit Gagrak Cirebon, Ronggeng Bugis, serta tradisi dan ritual Mapag Sri Cerbon dan Memitu Cerbon (tradisi tujuh bulanan). Ada pula beragam kuliner dan kerajinan meliputi Batik Trusmi dan Sega Lengko.
Tepat di bawah wilayah kabupatennya, Kota Cirebon mengamankan posisi kedua dengan mencatatkan 7 WBTb. Bergeser ke wilayah Priangan, Kabupaten Bandung Barat menempati urutan ketiga dengan menyumbangkan 5 karya budaya. Di peringkat keempat, ada Kabupaten Ciamis dengan raihan 4 WBTb.
Meskipun dikenal sebagai kawasan industri yang modern, Kabupaten Bekasi tidak melupakan akar budayanya. Wilayah ini berada di peringkat kelima dengan mengantongi 3 WBTb. Masih di jalur pesisir utara, Kabupaten Indramayu turut menyumbang 3 karya budaya sebagai WBTb. Selanjutnya Kabupaten Sukabumi menduduki peringkat ketujuh dengan total 3 WBTb.
Menyusul wilayah kabupatennya, Kota Sukabumi berada di posisi kedelapan dengan mengemas 3 WBTb. Keberhasilan ini membuktikan bahwa wilayah perkotaan di Sukabumi juga memiliki komitmen tinggi dalam menginventarisasi seni pertunjukan maupun tradisi lokal mereka agar tidak punah ditelan zaman.
Kabupaten Bogor menempati peringkat kesembilan dengan menyumbangkan 2 WBTb. Menutup daftar sepuluh besar, Kabupaten Cianjur bertengger di peringkat terakhir dengan catatan 2 WBTb.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat Resmi Menetapkan 66 Karya Budaya WBTb
Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan 66 karya budaya menjadi WBTb tingkat provinsi tahun 2026. Ketetapan ini diumumkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, serta Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Tim WBTb Jawa Barat, Buky Wibawa pada Selasa (3/2/2026).
Dari total 66 warisan, sebanyak 25 warisan budaya masuk dalam domain Kemahiran Kerajinan Tradisional. Sementara lainnya adalah 19 Adat Istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan-Perayaan, 10 Tradisi dan Ekspresi Lisan, 10 Seni Pertunjukan, serta 2 Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku mengenai Alam Semesta.
Baca Juga: 13 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO
Sumber:
https://disparbud.jabarprov.go.id/postingan/66-karya-budaya-resmi-ditetapkan-wbtb-jawa-barat-tahun-2026-6981f4e055fccffd517b2a02