GoodStats
Pencarian
Masuk

10 Bandara Tersibuk di ASEAN 2022, 3 dari Indonesia

Berdasarkan data OAG, Indonesia bertahan sebagai pangsa pasar penerbangan udara terbesar di Asia Tenggara dengan total 9,6 juta penumpang per September 2022.

10 Bandara Tersibuk di ASEAN 2022, 3 dari Indonesia Ilustrasi bandara tersibuk | 06photo/Shutterstock

Official Airline Guide (OAG) baru-baru ini merilis laporan penerbangan di Asia Tenggara pada bulan September 2022. Perusahaan pemantauan penerbangan asal Inggris ini menerangkan bahwa total kapasitas penumpang pesawat terbang di Asia Tenggara pada September 2022 ini mencapai 30.245.726 kursi dari penerbangan domestik dan internasional.

Adapun secara lebih rinci, jumlahnya didominasi oleh penerbangan domestik dengan total 21.818.047 kursi penumpang sementara penerbangan internasional menyumbang total 8.427.679 kursi penumpang sepanjang September 2022.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang pesawat terbang di Asia Tenggara pada periode ini tertinggal 28 persen dibandingkan dengan periode September 2019 di saat penerbangan komersial masih berjalan dengan normal sebelum terdampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, pemulihan jumlah penumpang untuk penerbangan internasional pada September 2022 masih jauh tertinggal di angka -52 persen dibandingkan dengan tahun 2019.

OAG juga merangkum daftar bandara tersibuk di kawasan Asia Tenggara. Dalam daftar 10 bandara tersibuk di ASEAN, 3 bandara berasal dari Indonesia. Bandara mana sajakah yang termasuk dalam daftar?

10 bandara tersibuk di ASEAN per September 2022 | Siti Hannah/GoodStats

1. Soekarno-Hatta, Cengkareng

Jakarta Soekarno-Hatta International Airport is a 3-Star Airport | Skytrax
Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng | skytraxratings.com

Posisi pertama bandara tersibuk di ASEAN diraih oleh Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Bandara yang terletak di dekat ibu kota Jakarta ini menorehkan 2.968.851 kursi penumpang pesawat terbang sepanjang September 2022.

Dibuka sejak 1 Mei 1985, bandara ini melayani penerbangan untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Bandara Soekarno-Hatta juga tercatat melayani beberapa rute penerbangan tersibuk di Asia Tenggara.

Adapun rute penerbangan Cengkareng (CGK) – Denpasar (DPS) menjadi penerbangan domestik tersibuk ke-2 di Asia Tenggara dengan total 600.248 kursi penumpang pada September 2022.

Diikuti rute penerbangan Cengkareng (CGK) – Makassar (UPG), Cengkareng (CGK) – Kualanamu (KNO), dan Cengkareng (CGK) – Surabaya (SUB) yang secara berurutan menempati posisi ke-3 hingga ke-5.

Di samping itu, untuk rute penerbangan internasional, Bandara Soekarno-Hatta juga mencatatkan 201.499 kursi penumpang dari Cengkareng (CGK) – Singapura (SIN) yang menempatkannya di posisi ke-4 serta rute penerbangan Cengkareng (CGK) – Kuala Lumpur (KUL) di posisi ke-9 dengan total 119.626 kursi sepanjang September 2022.

2. Tan So Nhat, Ho Chi Minh

Major Tan Son Nhat Expansion to Be Carried out This Year
Bandara Tan So Nhat, Ho Chi Minh | citypassguide.com

Posisi ke-2 diraih oleh Bandara Tan So Nhat yang terletak di Ho Chi Minh, Vietnam dengan raihan 2.091.282 kursi penumpang pada September 2022.

Pariwisata Vietnam memang sedang melesat, Ho Chi Minh menjadi salah satu kota di Vietnam yang kini ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama bagi mereka pecinta kuliner.

Wilayah Ho Chi Minh dinilai memiliki nuansa yang lebih modern dibandingkan ibu kota Vietnam yakni Hanoi. Ho Chi Minh juga memiliki lebih banyak taman bermain serta kehidupan malam yang beragam dibandingkan dengan Hanoi.

3. Changi, Singapura

Welcome To Singapore Changi Airport
Bandara Changi, Singapura | changiairport.com

Posisi ke-3 ditempati oleh Bandara Changi di Singapura. Adapun total kapasitas penumpang Bandara Changi selama September 2022 menembus 2.086.948 kursi. Bandara ini menjadi titik fokus status Singapura sebagai pusat penerbangan kelas dunia.

Terbukti, Singapura berhasil memperoleh penghargaan bandara terbaik di Asia Tenggara serta ke-3 di dunia oleh Skytrax pada tahun 2022. Bahkan, Bandara Changi sempat raih peringkat pertama terbaik di dunia pada tahun 2020 lalu.

4. Ninoy Aquino, Manila

Manila Ninoy Aquino International Airport (MNL)
Bandara Ninoy Aquino, Manila | manila-airport.net

Bandara Ninoy Aquino di Manila, Filipina berada di posisi ke-4 dengan total 2.047.650 kursi penumpang. Bandara internasional satu ini melayani ibu kota Filipina beserta daerah metropolitan di sekitarnya.

Bandara terbesar di Filipina ini terletak di perbatasan Kota Pasay dan Kota Parañaque. Bandara Ninoy Aquino melayani penerbangan rute Manila (MNL) – Singapura (SIN) yang berhasil mencatatkan jumlah penumpang penerbangan internasional terbanyak ke-3 di Asia Tenggara pada September 2022.

5. Suvarnabhumi, Bangkok

Bangkok Suvarnabhumi Airport is a 3-Star Airport | SKYTRAX
Bandara Suvarnabhumi, Bangkok | skytraxratings.com

Posisi ke-5 diduduki oleh Bandara Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand. Adapun total kapasitas penumpang Bandara Suvarnabhumi pada September 2022 ialah sebanyak 1.897.220 kursi.

Bandara Suvarnabhumi didapuk menjadi bandara baru yang menggantikan Bandara Don Mueang untuk melayani penerbangan kota Bangkok, Thailand. Bandara yang terletak di Racha Thewa, Distrik Bang Phli, Samut Prakan mulai beroperasi sejak 28 September 2006.

Bandara satu ini juga berhasil menjadi bandara terbaik ke-4 di Asia Tenggara pada tahun 2022 setelah Kuala Lumpur International Airport.

6. KL Airport, Kuala Lumpur

Kuala Lumpur International Airport (KLIA) - KLIA.Info
KL Airport, Kuala Lumpur | klia.info

KL Airport di Kuala Lumpur menempati posisi ke-6 dengan raihan 1.743.240 kursi penumpang sepanjang September 2022.

Bandara ini terletak sekitar 45 kilometer dari ibu kota Kuala Lumpur tepatnya di Distrik Sepang, Selangor. Adapun KL Airport mulai beroperasi secara resmi sejak 27 Juni 1998.

7. Noi Bai, Hanoi

Hanoi Noi Bai International Airport is a 3-Star Airport | Skytrax
Bandara Noi Bai, Hanoi | skytraxratings.com

Posisi ke-7 diraih oleh Bandara Noi Bai di Hanoi. Bandara ini menjadi gerbang utama bagi mereka yang berkunjung ke ibu kota Vietnam melalui jalur udara. Adapun Bandara Noi Bai mencatatkan 1.491.991 kursi penumpang pada September 2022. Kehadiran Bandara Noi Bai menggantikan fungsi Bandara Gia Lam untuk melayani penerbangan di Kota Hanoi.

8. Don Mueang, Bangkok

Bangkok Don Mueang Airport is a 3-Star Airport | Skytrax
Bandara Don Mueang, Bangkok | skytraxratings.com

Bandara Don Mueang di Bangkok meraih posisi ke-8 bandara tersibuk di ASEAN pada periode September 2022. Adapun total kapasitas penumpang di bandara satu ini ialah sebanyak 968.262 kursi.

Bandara ini telah beroperasi secara resmi sejak 27 Maret 1914 dan dulunya merupakan bandara utama yang melayani penerbangan di Kota Metropolitan Bangkok sebelum kini digantikan oleh Bandara Suvarnabhumi.

9. I Gusti Ngurah Rai, Bali

Beranda - I Gusti Ngurah Rai International Airport | Bali
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali | bali-airport.com

Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Indonesia berhasil menempati posisi ke-9 dengan total 902.887 kursi penumpang pada September 2022.

Penerbangan rute Denpasar (DPS) – Singapura (SIN) menyumbang total 167.448 kursi penumpang, menempatkannya di posisi ke-5 rute penerbangan tersibuk sepanjang September 2022. Selain itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga mencatatkan total 107.204 kursi penumpang untuk rute penerbangan Denpasar (DPS) – Kuala Lumpur (KUL) dan berada di posisi ke-10.

Dibukanya rute penerbangan internasional pasca pandemi Covid-19 dan kerinduan wisatawan berkunjung ke pulau dewata membuat arus transportasi udara di langit Bali kembali memadat.

10. Sultan Hasanuddin, Makassar

Hasanuddin International Airport | Makassar
Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar | hasanuddin-airport.com

Bandara asal Indonesia, Sultan Hasanuddin di Makassar berhasil mengamankan posisi ke-10 bandara tersibuk di ASEAN. Adapun total kapasitas penumpang sebanyak 841.583 kursi sepanjang September 2022.

Rute penerbangan Cengkareng (CGK) – Makassar (UPG) menjadi rute penerbangan domestik tersibuk ke-3 di Asia Tenggara dengan total 506.472 kursi penumpang pada September 2022. Bandara ini menjadi pintu gerbang utama penerbangan ke bagian timur Indonesia yang telah beroperasi sejak 20 Agustus 2008.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya 5 Gereja dengan Kapasitas Jemaat Terbanyak di Indonesia
Artikel Selanjutnya Menakar Peluang Terpilihnya Calon Presiden RI 2024, Siapa Paling Unggul?
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook