Peta ekonomi Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua memperlihatkan kesenjangan cukup lebar antardaerah. Mimika memimpin dengan produk domestik regional bruto (PDRB) Rp131,1 triliun, lebih dari dua kali lipat daerah di posisi berikutnya.
Besarnya ekonomi sejumlah daerah teratas berkaitan erat dengan aktivitas pertambangan dan pengolahan sumber daya alam, seperti di Mimika, Teluk Bintuni, Halmahera Tengah, dan Sumbawa Barat.
Secara keseluruhan, 95 kabupaten/kota di kawasan ini menghasilkan PDRB sekitar Rp982 triliun sepanjang 2025, terkecil di antara Jawa-Bali (Rp13.855 triliun), Sumatra (Rp5.258 triliun), Kalimantan (Rp1.920), dan Sulawesi (Rp1.710 triliun).