Melihat Diskografi Taylor Swift, Musisi dengan Pendengar Terbanyak di Spotify

Taylor Swift menjadi musisi dengan jumlah pendengar bulanan terbanyak di bulan November 2022. Berbagai album ciamiknya, berhasil meraup puluhan juta dollar.

Melihat Diskografi Taylor Swift, Musisi dengan Pendengar Terbanyak di Spotify Taylor Swift | Unsplash/Raphael Lovaski

Musik acap kali menjadi konsumsi wajib manusia. Dewasa ini, aplikasi penyedia layanan pemutar musik semakin banyak. Untuk Indonesia sendiri, banyak golongan masyarakat pecinta musik yang juga menikmati musik dengan aplikasi kesayangannya masing-masing.

Namun Spotify hadir sebagai aplikasi pemutar musik yang banyak dicintai berbagai kalangan masyarakat lantaran aksesnya yang mudah dan kecepatan update musik dari setiap musisi serta menawarkan fitur berteman dan playlist yang bisa diakses penggila musik manapun.

Kworb.net, yang merupakan situs pihak ketiga sebagai penyedia data chart Spotify, menghimpun data perihal siapa musisi yang memiliki pendengar terbanyak dalam waktu satu bulan. Menurut data Kworb.net, Taylor Swift menempati posisi pertama sebagai musisi dengan jumlah pendengar terbanyak di bulan November 2022.Taylor Swift yang baru saja merilis album “Midnights” itu tercatat memiliki sebanyak 82,5 juta pendengar dari seluruh dunia di bulan ini.

Di bawah peringkat Taylor Swift, ada jajaran nama The Weeknd, Ed Sheeran, hingga Harry Styles. The Weeknd tercatat memiliki 78,8 juta pendengar bulanan, disusul oleh Ed Sheeran dengan 75,7 juta pendengar bulanan. Dari seluruh nama tersebut, hanya pendengar bulanan Taylor Swift yang berhasil melewati 80 juta pendengar di bulan November.

Diskografi dan Penjualan Album Taylor Swift

Sejauh perjalanan karirnya, hingga kini tercatat bahwa Taylor Swift berhasil mengeluarkan 11 album sejak tahun 2006. Di tahun 2006, Taylor berhasil merilis album berjudul “Taylor Swift” bersamaan dengan debut-nya di tahun tersebut. Album debut tersebut berhasil meraup keuntungan dari penjualannya hingga 6,63 US Dollar.

Menurut data, Chart Masters, setelah satu tahun berselang dari debutnya di 2006, ia kembali merilis album berjudul “Holiday Collection” di tahun 2007. Sayangnya, penjualan album tersebut hanya berhasil meraup keuntungan di angka 1,3 juta US Dollar. Menariknya di tahun 2008, ia kembali merilis album baru, kali ini ia memberi nama albumnya dengan nama  “Fearless” dan berhasil meraih keuntungan dari penjualan album jauh di atas album debutnya. Tercatat album “Fearless” Taylor Swift berhasil meraup keuntungan hingga 9,97 juta US Dollar di tahun 2008.

Dari semua diskografi yang sudah berhasil Taylor Ciptakan, album yang ia namai “1989” menjadi album dengan pemasukan penjualan terbanyak sepanjang karir musik Taylor. Album “1989” yang rilis di tahun 2014 ini, berhasil meraup keuntungan hingga 10.5 juta US Dollar.

Menurut Khalisha Khairina, salah satu fans berat Taylor Swift yang berhasil kami wawancarai, album Taylor Swift “1989” menjadi album yang memang berbeda genre dari musik-musik Taylor sebelumnya, dari country menjadi pop. Selain perihal 1989 yang memang menjadi tahun lahir Taylor, lagu-lagu Taylor yang biasanya sendu kini berhasil membuat fans berdendang di album “1989”.

Satu alasan  terakhir yang terasa sangat “Taylor” mengapa album “1989” berbeda dengan yang lain, adalah karena salah satu lagu dalam album “1989” yang berjudul “Style” terindikasi ditulis untuk mantan kekasihnya kala itu, Harry Styles.

Penulis: Puja Pratama Ridwan
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya 10 Suku dengan Populasi Terbanyak di Indonesia, Jawa dan Sunda Mendominasi
Artikel Selanjutnya Bagaimana Persepsi Laki-Laki Indonesia terhadap Skincare?
Konten Terkait

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook