Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jakarta Terus Meningkat dari Januari hingga Mei 2022

Menurut catatan Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, tren kunjungan wisman ke Jakarta mengalami peningkatan dalam lima bulan terakhir.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jakarta Terus Meningkat dari Januari hingga Mei 2022 Potret bus listrik milik Transjakarta di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta | Bagus upc/Shutterstock

Keadaan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya Jakarta yang terus berangsur membaik selama awal 2022 ini membuat berbagai jenis kegiatan aktivasi bersifat luring kembali hadir di ibu kota. Mulai dari pameran, konser musik, kegiatan seni dan budaya, konferensi, dan lain sebagainya turut meramaikan Jakarta dalam beberapa waktu terakhir.

Protokol Covid-19 di Jakarta pun mulai dilonggarkan. Meski saat ini Jakarta kembali naik ke level 2 pada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), beberapa waktu lalu status Jakarta beserta beberapa daerah penyangga lainnya sempat lama bercokol di level 1 PPKM.

Kebijakan pelonggaran yang terbaru, Pemerintah RI melalui Presiden Joko Widodo menyampaikan pengumuman pelonggaran dalam hal pemakaian masker di ruang publik terbuka pada 17 Mei lalu. Sontak, pengumuman ini direspons cukup baik oleh masyarakat Indonesia.

Penyebaran Covid-19 yang semakin terkendali di Jakarta ini membuat angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke ibu kota kembali meningkat secara perlahan. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, tren kunjungan wisman ke Jakarta mengalami peningkatan dalam lima bulan terakhir.

Jumlah kunjungan wisman ke Jakarta dalam 5 bulan pertama di 2022 | GoodStats

Pada awal tahun 2022, angka kunjungan wisman ke Jakarta mencapai 14.089 kunjungan dan naik sekitar 1.400-an kunjungan pada bulan selanjutnya. Pada Maret, jumlah kunjungan mencapai 23.320 dan naik ke angka 36.061 kunjungan di bulan April. Kemudian di bulan Mei, Jakarta mencatat angka kunjungan tertinggi dari sebelum pandemi yakni 57.844 kunjungan.

Pada Januari 2020 lalu, angka kunjungan wisman ke Jakarta dapat menembus 186 ribu kunjungan. Akibat pandemi Covid-19, kunjungan wisman anjlok di bulan Maret hingga mencapai 53 ribu kunjungan dan berada di angka kisaran 400-an kunjungan di bulan April.

Di bulan-bulan selanjutnya, angka kunjungan wisman bersifat fluktuatif mengikuti tinggi-rendahnya angka kasus harian Covid-19 di Jakarta. Jumlah kunjungan wisman tertinggi di tahun 2021 terjadi pada November dengan angka 19.046 kunjungan.

"Jumlah wisman berkunjung ke Jakarta pada Mei 2022 naik lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bulan yang sama pada tahun 2021. Pandemi covid yang semakin terkendali serta diperluas visa saat kedatangan (VoA) memberikan andil terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisman," tulis BPS DKI Jakarta dalam abstrak laporannya (1/7).

"Kunjungan wisman dari wilayah Timur Tengah naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Jakarta paling besar berasal dari negara Malaysia," sambung BPS DKI Jakarta.

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya Martabak Vs Seblak, yang Mana Lebih Sering Dipesan?
Artikel Selanjutnya Meski Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Meningkat, Tingkat Keterisian RS Masih Terkendali
Konten Terkait