Kejuaraan dunia Moto3 2026 kini memasuki seri keempat setelah balapan di GP Spanyol, Jerez, pada 26 April. Hasil balapan ini membuat posisi klasemen sementara mengalami perubahan. Selain itu, seri Jerez menjadi penting karena menandai awal persaingan di Eropa yang sering memengaruhi jalannya musim.
Pada seri ini, Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team masih memimpin klasemen dengan keunggulan 90 poin yang cukup jauh dari para pesaingnya.
Sementara itu, pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian setelah finis di posisi enam besar dan unggul tipis dari Guido Pini di klasemen sementara.
Klasemen Moto3 2026 Usai GP Spanyol (26 April)
Berikut klasemen sementara 10 besar Moto3 musim 2026 (per 26 April 2026, setelah Seri Jerez) beserta selisih poin dari pimpinan:
Baca Juga: Jumlah Penonton di Sirkuit MotoGP 2024
Berdasarkan informasi resmi dari laman Motogp, Maximo Quiles masih memimpin klasemen dengan 90 poin. Ia unggul cukup jauh, yakni 37 poin, dari Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua dengan 53 poin. Selisih ini menunjukkan bahwa Quiles mulai menciptakan jarak yang signifikan dari para pesaingnya.
Di posisi ketiga, Adrian Fernandez mengumpulkan 49 poin. Ia naik satu peringkat dan menggeser Valentin Perrone, yang kini turun ke posisi keempat dengan 47 poin. Sementara itu, Marco Morelli tetap berada di posisi kelima dengan 45 poin, menunjukkan performa yang cukup stabil sejauh ini.
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menempati posisi keenam dengan 37 poin. Ia unggul tipis, hanya satu poin, dari Guido Pini di posisi ketujuh yang memiliki selisih 36 poin. J dari Max Quiles.
Kenaikan signifikan ditunjukkan oleh Alvaro Carpe yang berhasil naik ke posisi kedua setelah finis di posisi lima pada balapan Jerez. Tambahan poin dari balapan tersebut membuat total poinnya menjadi 53. Di sisi lain, Adrian Fernandez juga berhasil memperbaiki posisinya dengan naik ke peringkat ketiga.
Sebaliknya, Valentin Perrone harus turun satu posisi ke peringkat keempat setelah hasil balapan di Jerez. Sementara itu, Marco Morelli tidak mengalami perubahan posisi dan tetap berada di lima besar.
Secara keseluruhan, klasemen GP Spanyol tidak mengubah posisi puncak klasemen, tetapi memperketat persaingan di bawahnya. Quiles semakin kokoh di posisi pertama, sementara pembalap lain masih saling bersaing ketat, terutama dari posisi kedua hingga ketujuh.
Selain 10 besar, persaingan juga berlangsung ketat di posisi 11 hingga 27. R. Salmela menempati peringkat ke-11, diikuti oleh Casey O'Gorman di posisi ke-12 dan C. O’gorman di posisi ke-13.
Di posisi berikutnya, J. Esteban berada di peringkat ke-14, disusul H. Danish (15) dan Scott Ogden (16). Sementara itu, J. Rios menempati posisi ke-17, diikuti J. Kelso (18) dan M. Bertelle (19).
Adrian Cruces berada di posisi ke-20, kemudian E. O’shea di peringkat ke-21, dan R. Yamanaka di posisi ke-22.
Di luar itu, beberapa pembalap lain seperti M. Uriarte, Leo Rammerstorfer,R. Moodley, Z. Mitani, N. Carraro, dan C Buchanan juga masih berupaya meningkatkan performa mereka di seri-seri berikutnya.
Performa Veda Ega Pratama di Moto3 2026
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama sekali lagi mencuri perhatian dengan finis P6 di Jerez. Start dari P17, Veda mampu menyalip banyak pembalap hingga bertarung untuk posisi lima besar sebelum disalip Carpe di lap akhir. Hasil keenam ini menambah 10 poin ke totalnya menjadi 37 poin, dan membuat Veda naik satu tingkat dalam klasemen (sebelumnya peringkat ke-7 sebelum Jerez).
Poin yang diraih Veda di Jerez melengkapi tren positifnya musim ini. Ia juga finis kelima di Thailand (seri sebelumnya) dan meraih podium ketiga di Brasil, hanya gagal finis di seri Amerika Serikat lalu akibat crash. Dengan total 37 poin, Veda kini menjadi rookie terbaik di Moto3 2026, unggul jauh atas pesaing rookie terdekat, Brian Uriarte (28 poin). Posisi keenam di klasemen juga memastikan ia mengungguli Guido Pini di posisi tujuh (36 poin).
Melihat tren ini, Veda Ega Pratama menunjukkan konsistensi yang menjanjikan. “Veda mempertegas status rookie terbaik Moto3 2026 usai seri Jerez. Dengan awal musim yang kuat, potensi Veda untuk menembus posisi 10 besar klasemen semakin terbuka, terutama jika ia mampu mempertahankan kecepatan saat nanti berlaga di sirkuit-sirkuit Eropa selanjutnya.
Jadwal Seri Moto3 Berikutnya
Setelah Jerez (putaran ke-4), seri selanjutnya adalah GP Prancis di Le Mans yang dijadwalkan 8–10 Mei 2026. Seri ini akan menjadi kesempatan pertama di Eropa bagi para pembalap. Hasil di Le Mans diprediksi bakal kembali menggerakkan klasemen, terutama dengan gap poin saat ini yang cukup besar di pucuk klasemen. Misalnya, apabila Quiles kembali meraih hasil bagus, margin ke Carpe dan Fernandez bisa lebih melebar. Sebaliknya, podium di Le Mans akan penting bagi pembalap seperti Carpe atau Fernandez untuk memangkas selisih poin.
Menyambut Le Mans, para tim dan pembalap tentu berusaha mempertahankan momentum mereka di akhir April. Bagi rookie seperti Veda, tantangannya adalah mempertahankan konsistensi agar terus mengumpulkan poin dan mengamankan posisi papan atas klasemen rookie maupun umum. Pada akhirnya, setiap seri sisa musim akan sangat berpengaruh dari Le Mans, Itali (Mugello), Catalunya, hingga finale di Valencia dalam menentukan siapa yang berhak gelar juara dunia Moto3 2026.
Baca Juga: Performa Industri Otomotif RI Awal 2025 vs 2026
Sumber:
https://www.motogp.com/id/world-standing/2026/moto3/championship-standings
Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Muhammad Sholeh