Dibandingkan 2022, Jumlah WNA yang Menggunakan KAI Tahun 2023 Meningkat!

Jumlah penumpang WNA hingga Juli 2023 sebanyak 205 ribu penumpang atau mengalami kenaikan sebanyak 82% dibandingkan tahun sebelumnya

Dibandingkan 2022, Jumlah WNA yang Menggunakan KAI Tahun 2023 Meningkat! KA Gajahyana angkutan lebaran 2016 | Ikhsan Prabowo Hadi/Shutterstock

Melalui akun X resminya, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan dalam kurun waktu Januari-Juli 2023, jumlah penumpang warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan KAI mencapai 205 ribu orang.

Sebagai transportasi publik, KAI tak hanya melayani penumpang domestik saja, namun juga penumpang asing dari berbagai macam negara. Sehingga KAI kini tak hanya menjadi pilihan andalan masyarakat Indonesia saja, namun juga para WNA yang sedang berada di Indonesia. 

Sepanjang tahun 2023 atau tepatnya hingga akhir Juli 2023, jumlah penumpang WNA mengalami kenaikan sebanyak 82% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 112 ribu penumpang.

Jumlah penumpang WNA periode Januari-Juli 2023 | Goodstats

Berdasarkan data di atas, rata-rata jumlah penumpang WNA yang menggunakan layanan KAI berada di rentang 20-40 ribu orang dalam satu bulannya. Angka ini berbeda dibandingkan tahun 2022 yang jumlahnya berkisar 5-37 ribu penumpang.

“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan semua pihak, baik penumpang domestik maupun asing, terhadap layanan KAI yang andal, aman, dan selamat,” tulis akun KAI di akun X resminya pada Senin (21/8).

Meski mengungguli secara keseluruhan, namun jumlah penumpang pada bulan juli tahun 2022 yang berjumlah 37 ribu orang, lebih tinggi dibandingkan Juli 2023 yang hanya mencapai 28 ribu penumpang. 

Pada akun X resminya, KAI juga menuliskan bahwa terdapat tiga kereta api( KA) favorit bagi penumpang WNA, yakni Argo Wilis, Sancaka, hingga Argo Dwipangga. Masing masing dari KA tersebut pernah melayani 3,7-5,7 ribu penumpang hingga bulan Juli 2023 lalu.

KAI juga mencatatkan terdapat tiga relasi favorit penumpang WNA, mulai dari Gambir-Bandung sejumlah 19,3 ribu penumpang, Bandung-Gambir sebanyak 15,5 ribu penumpang, serta Gambir-Yogyakarta mencapai 10,8 ribu penumpang.

Tak hanya itu, KAI turut menyebutkan data mengenai stasiun keberangkatan favorit WNA ketika menggunakan layanan KAI. Sejumlah penumpang stasiun keberangkatan tersebut meliputi, Stasiun Gambir (45.062), Yogyakarta (35.450), Bandung (27.152), Jakarta Pasar Senen (11.796), Surabaya Gubeng (9.638), Malang (7.029), Semarang Tawang Bank Jateng (6.437), Lempuyangan (4.821), Surabaya Pasarturi (4.616), Probolinggo (4.475).

Selain stasiun keberangkatan favorit, KAI juga menuliskan beberapa stasiun tujuan WNA favorit, yang terdiri dari Stasiun Gambir (32.798), Yogyakarta (32.476), Bandung (24.254), Surabaya Gubeng (14.507), Malang (8.810), Jakarta Pasar Senen (7.521), Semarang Tawang Bank Jateng (6.813), Probolinggo (6.636), Surabaya Pasarturi (5.269), dan Purwokerto (4.138).

Penulis: Mela Syaharani
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Ada Berapa Kasus “Pegi Perong” di Indonesia?

Salah tangkap maupun salah prosedur, hal ini jadi bukti kelalaian Kepolisian Republik Indonesia.

Deforestasi Indonesia Sentuh Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung

Deforestasi di Indonesia kembali mengalami peningkatan, apakah ini sinyal akan terjadinya konflik manusia dan satwa yang lebih masif?

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook