10 Negara dengan Cadangan Batu Bara Terbesar di Dunia

Terdapat sepuluh negara yang menjadi penyumbang terbesar cadangan batu bara mencapai 90,75 persen dari total cadangan dunia pada 2020. Indonesia masuk daftar?.

10 Negara dengan Cadangan Batu Bara Terbesar di Dunia Suasana tambang batu bara di kalimantan, Indonesia | Dominik Vanyi/Unsplash

Batu bara adalah salah satu sumber daya utama yang paling penting. Batu bara menjadi bahan bakar fosil yang sangat dibutuhkan manusia untuk keberlangsungan berbagai sektor, misalnya sebagai bahan bakar pembangkit listrik hingga industri.

Ternyata, lebih dari 90 persen total cadangan batu bara di dunia terletak hanya di sepuluh negara. Jumlah cadangan batu bara Indonesia mencapai 34.869 juta ton pada 2020. Angka tersebut merupakan 3,25 persen dari total cadangan batu bara dunia sebesar 1.074 miliar ton dan menempatkan Indonesia di posisi nomor tujuh sebagai negara dengan cadangan batu bara terbesar di dunia.

Adapun, Amerika Serikat berada di puncak daftar yang memegang lebih dari seperlima total cadangan batu bara di dunia. Merujuk pada data BP Global Company, total cadangan batu bara di negara adi daya tersebut mencapai 23,18 persen atau 248.941 juta ton pada tahun 2020.

Daftar negara yang memiliki cadangan batu bara terbesar di dunia pada tahun 2020 | Goodstats

Diikuti oleh Rusia yang berada di posisi kedua sebesar 162.166 juta ton (15,1 persen), Australia 150.227 juta ton (13,99 persen), China 143.197 juta ton (13,33 persen), serta India dengan 111.052 juta ton (10,34 persen).

Kemudian, disusul oleh Jerman yang memiliki cadangan batu bara sebanyak 35.900 juta ton (3,34 persen), Ukraina sebesar 34.375 juta ton (3,2 persen), Polandia mencapai 28.395 juta ton (2,64 persen), dan Kazakhstan sebanyak 25.605 juta ton (2,38 persen).

Menurut laporan, total cadangan batu bara di kesepuluh negara tersebut mencapai 974.727 juta ton atau sebanyak 90,75 persen dari keseluruhan total cadangan batu bara dunia pada tahun 2020. Sedangkan, menurut daftar wilayah, kawasan Asia Pasifik memegang cadangan terbesar sebanyak 42,8 persen. Lalu, Amerika Utara sebesar 23,9 persen dan Eropa 12,78 persen.

Sementara itu, negara-negara di kawasan Eropa kini harus menanggung konsekuensi besar saat memberikan hukuman kepada Rusia akibat serangan ke Ukraina. Pasalnya, kini Eropa semakin dilanda transisi energi karena sumber energi terbesar Eropa berasal dari Rusia, mulai dari batu bara hingga gas.

Dengan adanya embargo impor batu bara dari Rusia, Eropa berada di tengah posisi sulit. Bahkan, sejumlah negara dikhawatirkan akan menghadapi krisis energi. Hal ini juga diperparah dengan kebutuhan baru bara di sektor industri yang meningkat untuk menghadapi ancaman resesi dan musim dingin di tahun ini.

Penulis: Nada Naurah
Editor: Iip M Aditiya

Artikel Sebelumnya 10 Ritel dengan Nilai Konsumen Tertinggi di Indonesia 2021
Artikel Selanjutnya Indonesia Dinobatkan Sebagai Negara Terindah di Dunia
Konten Terkait