Dunia pendidikan tinggi di Indonesia terus menunjukkan perkembangan baik secara kuantitas maupun kualitas. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) tahun 2025, terdapat 4.416 lembaga perguruan tinggi tersebar dari Sabang hingga Merauke, termasuk sejumlah universitas negeri ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Airlangga (Unair).
Hal ini membuat masyarakat Indonesia memiliki banyak pilihan dalam menentukan kota tujuan menempuh studi. Tak hanya soal kampus favorit, biaya hidup hingga fasilitas pendukung juga menjadi pertimbangan utama para pelajar dalam memilih lokasi belajar.
Lebih lanjut, dilansir dari hasil survei terbaru yang dilakukan GoodStats pada periode 10-19 April 2026 bertajuk Kota Pilihan Masyarakat Indonesia 2026, Yogyakarta kembali terpilih sebagai kota favorit untuk belajar. Sebanyak 63% responden memilih Kota Pelajar ini sebagai destinasi utama menempuh pendidikan. Posisi ini konsisten dipegang Yogyakarta sejak survei serupa pada tahun 2022 lalu.
Baca Juga: Tingkat Pendidikan Masyarakat Indonesia
Kehadiran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tak pernah absen dalam jajaran kampus terbaik Indonesia menjadi salah satu magnet utama. Selain UGM, sederet perguruan tinggi berkualitas lainnya seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Indonesia (UII), hingga Institut Seni Indonesia (ISI) turut memperkuat ekosistem pendidikan di kota tersebut.
Peringkat ini kemudian disusul oleh Surabaya (43%), Malang (38%), Medan (20%), Makassar (17%), Semarang (15%), Solo (11%), hingga Padang (7%).
Tak hanya itu, survei GoodStats juga memaparkan sederet alasan yang mendasari pemilihan kota untuk menempuh pendidikan. Prioritas pelajar Indonesia terlihat mengedepankan kualitas kampus dibandingkan faktor pendukung lainnya dengan persentase sebesar 82%, disusul oleh kualitas fasilitas umum dan transportasi (65%), popularitasnya sebagai kota pelajar (50%), biaya hidup (42%), suasana kota (25%), lingkup pergaulan (25%), tersedia berbagai macam kuliner (20%), hingga banyaknya tempat hiburan (13%).
Lebih jauh, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, menegaskan kualitas perguruan tinggi di Indonesia kini telah mampu bersaing di kancah internasional. Optimisme ini didasarkan pada keberhasilan sejumlah universitas tanah air yang menembus jajaran 500 besar dunia dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject.
"Pencapaian kita sangat membanggakan. IPB University, misalnya, berhasil menduduki peringkat 49 dunia," ujar Brian dalam acara apresiasi di Jakarta, Kamis (20/3/2026), dikutip Indonesiainfo.id. Menurutnya, reputasi global ini menjadi jaminan bahwa universitas tersebut mampu mencetak lulusan yang inovatif, kompetitif, dan siap menjawab tantangan global.
Adapun survei ini melibatkan 1.000 responden dari berbagai daerah dengan mayoritas berasal dari Pulau Jawa (73%) , tersebar dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, hingga DI Yogyakarta. Sementara sisanya (23%) berasal dari luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Survei GoodStats: dari Belajar hingga Wisata, Ini Deretan Kota Pilihan Publik Indonesia 2026
Sumber:
https://goodstats.id/publication/kota-pilihan-masyarakat-indonesia-2026-9L09s
Penulis: Anggia Leksa
Editor: Editor