Pada Desember 2025 nilai impor mencapai US$23.834,1 juta, naik US$3.975,6 juta (20,02 persen) dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai impor tersebut terdiri dari impor migas US$3.353,5 juta (14,07 persen) dan nonmigas US$20.480,6 juta (85,93 persen). Sementara volume impor mencapai 24.662,5 ribu ton atau naik 23,79 persen. Tiongkok masih mendominasi asal impor Indonesia senilai USD9.473,5 juta dengan peran 46,26 persen. Sementara Pelabuhan bongkar di Provinsi DKI Jakarta masih menjadi tempat bongkar barang impor utama di Indonesia senilai USD11.879,1 juta (49,84 persen).
396 Halaman
Klik di sini untuk preview PDF
